Kabar Sumedang

Warga Perum SBG Cimanggung Sumedang Cemas, Ini Penyebabnya

KABAR SUMEDANG – Sejumlah warga Perumahan Parakanmuncang (SBG), RT 04/14, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat cemas.

Pasalnya, warga mengaku khawatir dengan adanya pengembangan lahan oleh pihak PT Satria Bumintara Gumilang di wilayah sekitar pemukiman mereka.

Pengembangan tersebut dilakukan di dataran tinggi tepat di atas pemukiman warga perumahan tersebut.

Sehingga, warga sepakat mengambil sikap untuk melayangkan surat pernyataan bersama yang ditandatangani oleh sedikitnya 27 warga.

“Kondisi tebing itu 90 derajat. Dan di bawah tebing itu komplek perumahan kami. Makanya kami jadi khawatir,” ujar Ketua RT 04/14 Ahmadin, Senin (8/7/2019).

Adapun isi dari surat pernyataan bersama tersebut, warga meminta agar pihak pengusaha dapat melakukan tindakan pencegahaan.

“Kami merasa terancam dengan adanya alat berat yang disimpan di dataran tinggi yang tidak jauh dari lokasi tempat tinggal warga,” ucapnya.

Selain itu, sejumlah warga juga mengaku tengah melakukan upaya untuk berkonsultasi dengan Pemkab Sumedang.

Hal ini dilakukan karena sebelumnya pihak pengusaha sulit untuk dihubungi.

“Tadi malahan kata dinas lingkungan hidup (DLH) pihaknya tidak mengeluarkan izin. Hanya mengeluarkan rekomendasi UKL dan UPL, itupun harus dipelajari secara komprehensif lagi,” terangnya.

Tak hanya itu, lanjut Ahmadin, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sumedang juga menyatakan jika pihaknya tidak mengeluarkan izin penggalian di wilayah tersebut.

“Yang terpenting, warga tidak merasa dilibatkan dalam proses penerbitan izin apapun. Bahkan, pihak kecamatan saja bilangnya tidak tahu menahu,” sebutnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Humas PT Satria Bumintara Gumilang Dadang membenarkan adanya keluhan tersebut.

Bahkan, pihaknya mengaku sebelumnya telah berkomunikasi dengan RT/RW yang berada di lingkungan tersebut.

“Kalau kami dari pihak humas perusahaan akan menjebatani permasalahan warga ini. Sebelumnya, kami sudah rapatkan ini dengan RT/RW setempat.”

“Hanya memang ada satu RT yang khawatir dari para ibu-ibu,” katanya saat dihubungi ruber melalui sambungan telepon.

Dadang menyebutkan, pihaknya akan segera mengomunikasikan hal ini dengan perusahaan. Sehingga nantinya, ada penyelesaian terkait permasalahan tersebut.

“Kami akan tampung aspirasi dari warga seperti apa, nanti akan langsung kami konsultasikan kepada pihak perusahaan,” tuturnya.

sumber : ruber. id
Tags
Menampilkan lebih banyak

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker