Uang Tunai Rp 7 Juta dan 1 Ton Padi Ludes Terbakar

KABAR SUMEDANG – Dua rumah semi permanen berukuran 9×5 meter milik Tarma (63) dan Karja (60), warga RT 2/RW 5 Dusun Sawahloa, Desa Kirisik, ludes dalam sekejap dilalap si jago merah, Sabtu (10/5/2014) sekitar pukul 15.00. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu, tetapi dua keluarga tersebut harus kehilangan harta benda yang dimilikinya.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut diketahui warga setempat setelah melihat kobaran api di salah satu ruangan kamar rumah Tarma.

Melihat adanya kobaran api, warga sontak bergegas ke asal api. Namun setelah berhasil mendobrak pintu rumah, ternyata api sudah menjalar ke atap rumah sehingga warga kesulitan untuk memadamkan api.

“Kebetulan keluarga di rumah Pak Tarma memang tidak ada siapa-siapa, karena semua keluarganya merantau ke Jakarta. Jadi saat terjadi kebakaran di rumah memang kosong,” ujar Ketua RT setempat, Ewen (50).

Begitu cepatnya api merambat, kata Ewen, mengakibatkan api juga menjalar ke rumah milik Karja yang kebetulan rumahnya berdampingan dengan rumah Tarma.

“Kami juga kesulitan, karena upaya memadamkan api hanya mengandalkan air sumur, jadi api akhirnya membakar dua rumah,” ujarnya.

Beruntung, dalam kejadian itu, keluarga Karja juga sedang tidak di rumah karena sedang bekerja di sawah.

“Ya, untung tidak ada korban, karena penghuni rumah sedang tidak ada di rumah,” ucapnya.

Ewen menyebutkan, api baru bisa padam sekitar setengah jam lebih setelah warga berupaya memadamkan api dengan menyiram air dari berbagai sumber. Namun sayang dua rumah serta pengisi rumah tidak ada yang bisa terselamatkan.

Akibat kejadian tersebut ditaksir kerugian mencapai puluhan juta. “Keluarga Karja sen­diri harus kehilangan uang yang disimpan di lemari sekitar Rp 7 juta, kemudian padi 1 ton dan barang perabotan ma­upun barang elektronik,” ujar salah seorang keluarga Karja.

Untuk sementara dugaan terjadinya kebakaran dimungkin­kan dari korseleting listrik yang terjadi di rumah Tarma.

Kades Kirisik, Wawan Fafat Erawan membenarkan kejadian tersebut. Dan pihaknya akan secepatnya membantu kebutuhan korban. E-35***

Sumber: kabar-priangan.com/news/detail/13499

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *