Hukum

Terancam 20 Tahun Bui, Ade Irawan: Tunggu Kejutan Saya

Kabar Sumedang – Tim kuasa hukum Bupati Sumedang Ade Irawan menganggap dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) tidak jelas. Bahkan, Ade irawan dinilai tidak selayaknya diseret ke meja hijau, karena kasus ini masuk tataran administrasi keuangan dan bukan kebijakan dewan.

“Setelah kami simak (dakwaan) kami eksepsi. Ada ketidaksepahaman dengan dakwaan (JPU),” kata salah seorang kuasa hukum Ade, Kuswara S Taryono kepada wartawan seusai persidangan.

Dia menyebutkan, saat kasus ini mencuat, Ade kapasitasnya sebagai ketua DPRD Cimahi periode 2009-2014. Dia menjelaskan, dewan itu tatarannya sebagai pembuat kebijakan. Jadi sebetulnya dewan tidak memasuki tataran administrasi keuangan.

Selain itu, lanjutnya, ada perbedaan cara pandang antara jaksa dan pengacara dalam kasus ini. Makanya, dia menilai perlu ada penjelasan lebih lanjut, apakah ini benar masuk ranah pidana atau masuk ranah administrasi.

“Ini masih perlu penjabaran. Tapi kami hargai dakwaan jaksa. Detailnya nanti kami ungkapkan dalam eksepsi,” ujarnya.

Mengenai pengajuan penangguhan penahanan, Kuswara menjelaskan, kapasitas terdakwa sebagai Bupati Sumedang sangat diperlukan tenaga dan pikirannya di pemerintahan Sumedang. Selain itu, kapasitasnya sebagai kepala keluarga juga sangat dibutuhkan.

“Kita ajukan permohonan tahanan, dari tahanan rutan jadi tahanan kota. Jaminannya keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Ade mengaku akan membeberkan semuanya di persidangan. Bahkan, saat eksepsi pun dia siap memberikan kejutan mengenai kasus ini.

“Tunggu saja kejutan saya tanggal 3 Agustus (eksepsi),” katanya usai persidangan.

Ade pun memohon doa kepada seluruh keluarga dan masyarakat Sumedang agar proses persidangan lancar, kondusif, adil, jujur, dan terbuka.

“Soal dakwaan, insya Allah akan meluruskan minggu depan. Ini baru lembaran pertama,” tandasnya. [hus]

Sumber: inilahkoran.com
Tags
Menampilkan lebih banyak

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker