Kabar Sumedang

Sosialisasi Pemindahan Pedagang Dikawal Ratusan Aparat Keamanan

KABAR SUMEDANG -Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kab. Sumedang melakukan sosialisasi dan memasilitasi pemindahan pedagang Pasar Sandang Sumedang (PSS) ke TPS (tempat penampungan sementara) di Jln. Mayor Abdurachman, Sumedang, Selasa (6/5/2014), dengan melibatkan aparat keamanan dengan kekuatan penuh.

Sosialisasi dan fasilitasi itu, melibatkan aparat keamanan dari berbagai unsur, yakni Satpol PP, Polres Sumedang, Batalion Infantri (Yonif) 301/ Prabu Kian Santang (PKS), Kodim 0610/Sumedang dan Sub Denpom Sumedang.

Jumlah personelnya sekitar 250 orang, di antaranya Satpol PP 30 personil, Polres Sumedang 100 personil, Kodim 30 personel, Yonif 301/PKS satu pleton dan Sub Denpom 15 personel.

Dari pantauan di lokasi, pelibatan aparat keamanan berseragam lengkap terutama dari unsur TNI, tak ubahnya seperti suasana mau perang.

Bahkan ketika ratusan aparat berbaris rapi masuk ke lokasi pasar, suasana begitu tegang dan cenderung mencekam.

Karena tak biasanya pasar dimasuki ratusan aparat terutama tentara, sehingga para pedagang dan konsumen terlihat kaget dan terheran-heran.

Mereka bertanya-tanya dengan suasana pasar yang tak biasanya itu. Konsumen pun terlihat seperti terburu-buru menjauh dari pasar melihat rombongan aparat.

Disaat ratusan aparat keamanan masuk ke dalam pasar bersama-sama petugas Disperindag, sempat dipertanyakan oleh sejumlah pengurus dan anggota Hiwapa (Himpunan Warga Pasar) Pasar Sandang.

Bahkan ada salah satu pengurus Hiwapa yang meminta aparat untuk mundur karena situasi pasar menjadi tegang hingga cenderung mengganggu interaksi penjual dan pembeli saat berbelanja barang.

Namun, setelah dilakukan pembicaraan secara persuasif antara Hiwapa dan Disperindag, akhirnya ketegangan mulai mereda. Sosialisasi dan fasilitasi proses pemindahan pedagang terus berlangsung dengan suasana kondusif.

Disperindag didampingi Hiwapa dan dikawal aparat, menanyakan kesediaan beberapa pedagang yang sudah terdata untuk pindah ke TPS.

Ketika dikonfirmasi di Pasar Sandang Sumedang, Plt (Pelaksana Tugas) Kadisperindag Kab. Sumedang Encep Sudirjo mengatakan, pelibatan ratusan aparat keamanan dengan kekuatan penuh itu, bukan menakut-nakuti atau pun mengintimidasi para pedagang untuk segera pindah ke TPS.

Justru, pengerahan aparat keamanan itu, selain untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pedagang dalam proses pemindahan ke TPS, juga menandakan Pemkab Sumedang serius merevitalisasi Pasar Sandang.

“Jadi, pelibatan aparat keamanan dengan kekuatan penuh itu bukan untuk menakut-nakuti atau mengintimidasi, justru untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam proses sosialisasi dan fasilitasi pemindahan para pedagang ke TPS,” ujarnya.

Sosialisasi dan fasilitasi pemindahan pedagang itu, kata dia, sehubungan jadwal pemindahan pedagang ke TPS dimulai hari ini, Selasa (6/5/2014) sampai Kamis (15/5/2014) nanti.

Pedagang yang harus pindah ke TPS sebanyak 200 pedagang atau pemilik kios. “Tadi sudah ada beberapa pedagang yang siap pindah, tapi tidak sekarang karena mereka harus membereskan dulu barang dagangannya,” kata Encep.

Menanggapi hal itu, Ketua Hiwapa Pasar Sandang Sumedang, Asep Rohmat Hidayat mengaku tak merasa risi ataupun diintimidasi dengan pelibatan ratusan aparat Satpol PP, TNI dan Polri dalam proses pemindahan pedagang ke TPS tersebut. Sebab, diyakini kedatangan aparat ke pasar untuk melindungi dan memberikan rasa aman kepada warga pasar.

“Dan kami tidak pernah menghalang-halangi pemindahan para pedagang, justru sebaliknya kami akan membantu. Kami bantu pedagang yang bersedia pindah. Kami pun mendukung revitalisasi Pasar Sandang ini, sepanjang sesuai mekanisme dan prosedur berlaku,” katanya.

Ditanya apabila sampai tanggal 15 Mei nanti para pedagang ada yang tetap bertahan, Asep mengatakan, Hiwapa tetap akan membantu proses pemindahannya.

“Akan tetapi, jangan sampai ada paksaan. Sebab, kami akan melindungi para pedagang bahkan sudah mengantongi surat perlindungan dari Komnas HAM,” ujar Asep. (Adang Jukardi/”PR”/A-89)***

Sumber: pikiran-rakyat.com/node/280482

Tags
Menampilkan lebih banyak

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker