KPU Sumedang Mulai Lakukan Persiapan Jelang Pemilukada 2018

1
50
Ketua KPU Sumedang Asep Kurnia/ADANG JUKARDI/PR

KABAR SUMEDANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang, mulai melakukan berbagai persiapan untuk menggelar kembali perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Sumedang tahun 2018. Terlebih tahapan Pemilukada akan dimulai Juli nanti.

Tahapan tersebut, diantaranya rekruitmen para petugas PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa hingga proses pembuatan TPS (tempat pemungutan suara) sebanyak 2.010 TPS. Selain itu juga, mulai melakukan pendataan pemilih.

“Mengingat tahapan Pemilukada tinggal 7 bulan lagi, sehingga kami sudah melakukan berbagai persiapan untuk penyelenggaraan hajat demokrasi ini. Untuk hari “H” pencoblosannya, belum ada tanggal pastinya. Akan tetapi, kemungkinan sekitar Juni 2018 nanti,” kata Ketua KPU Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia di ruang kerjanya, Rabu 4 Januari 2017.

Menurut dia, berbagai persiapan itu, diantaranya KPU Kabupaten Sumedang sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Misalnya, dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumedang, seperti halnya Pemkab Sumedang, DPRD dan Polres Sumedang. Selain itu juga, berkoordinasi dengan parpol. Koordinasinya seputar berbagai persiapan untuk penyelenggaraan Pemilukada 2018.

“Kami juga sudah memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, terutama kepada para pemilih pemula dan para tokoh masyarakat. Kami selalu menekankan, bahwa Pemilukada ini bukan urusan coblos-mencoblos. Akan tetapi, bertujuan untuk memilih pemimpin berkualitas yang bisa membawa manfaat besar bagi kemajuan Sumedang ke depan,” tutur Asep Kurnia.

Persiapan lainnya, lanjut dia, KPU Kab. Sumedang pun sudah menyusun anggaran sementara dari APBD Kabupaten Sumedang sekitar Rp 60 miliar. Anggaran tersebut belum termasuk dengan penggabungan pendanaan dari Pemprov Jabar untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar. Pilgub Jabar akan dilakukan serentak dengan Pemilukada 16 kabupaten/kota di Jabar, termasuk Kabupaten Sumedang. Melalui pendanaan bersama dengan Pemprov Jabar tersebut, akan menghasilkan efisiensi pembiayaan Pemilukada Kab. Sumedang. Sebab, ada beberapa pembiayaan yang sama, seperti pemberian honor petugas serta biaya pengadaan alat peraga.

“Hal itu, sesuai dengan esensi Pemilukada serentak yang bertujuan untuk menghemat anggaran,” ujarnya.

Asep Kurnia mengatakan, untuk mengetahui berapa penghematan biaya Pemilukada Kab. Sumedang, hingga kini masih menunggu Surat Keputusan Gubernur Jabar tentang Pendanaan Bersama. Diharapkan, SK tersebut secepatnya turun supaya KPU Kab. Sumedang bisa mengetahui pasti penghematan biayanya.

“Kami bersama KPU Jabar sudah menghitung sekaligus melaporkan pendanaan bersama tersebut. KPU provinsi pun sudah menyampaikan kepada gubernur. Cuma sampai saat ini, SK-nya belum keluar. Kemungkinan gubernur masih menggodok SK tersebut,” ucapnya.***

Sumber : pikiran-rakyat.com

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here