Ekonomi

Diimbau ke Tempat Relokasi, PKL Pilih tak Jualan

KABAR SUMEDANG – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) memilih tidak berjualan ketika diminta untuk pindah ke tempat relokasi. Sementara petugas  gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kodim 0610 dan Polres Sumedang, secara persuasif melakukan penertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar kawasan Taman Telor, Kamis 28 Februari 2019.

Dalam proses penertiban tersebut, Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan, menugaskan agar penertiban tersebut dilakukan secara serempak di empat lokasi yang terlihat masih banyak lapak para PKL, yakni Jalan Tampomas, Jalan Panyingkiran, Tegalkalong dan Taman Telor.

Bahkan dalam arahannya sebelum melaksanakan penertiban, Wabup Erwan, mengingatkan kepada para petugas agar melakukan upaya penertiban dengan cara yang persuasif, dengan harapan para PKL mau dengan sendirinya memindahkan lapak dagangan mereka ke tempat relokasi yang telah disiapkan.

Walaupun sempat mendapat penolakan dari para PKL di Jalan Tampomas, namun upaya penertiban itu berlangsung lancar. Bahkan hanya dalam hitungan waktu kurang lebih tiga jam, semua lapak PKL yang berada di sekitaran pusat kota itu semuanya bisa langsung disterilkan.

Menurut Wakil Bupati Sumedang, penertiban ini merupakan salah satu bentuk keseriusan Pemkab dalam rangka penegakan Perda K3. “Penertiban yang kita lakukan ini bukan karena ingin mendapat pujian dari siapapun, akan tetapi untuk penegakan Perda,” katanya.

Sebab seperti diketahui bersama, kawasan yang ditertibkan ini merupakan jantungnya kota yang sekaligus menjadi etalase kota Sumedang. Maka dari itu, semua pihak harus turut serta menjaga keindahan dan kenyamanan jantung kota ini, agar kota Sumedang bisa terlihat lebih tertib dan nyaman untuk dikunjungi masyarakat.

“Ini etalase kota, jadi harus rapi dan tertata dengan baik seperti daerah lain. Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta menertibkan kawasan ini,” katanya.

Untuk lebih memperindah kawasan perkotaan tersebut, sesaat setelah melakukan penertiban, Pemkab melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, saat itu juga langsung memasang pot bunga di sepanjang Jalan Tampomas bekas lapak para PKL.

Namun terlepas dari itu semua, upaya penertiban dan rencana relokasi PKL yang dilakukan Pemkab ini, sepertinya masih belum berjalan optimal. Hal itu terlihat dari masih adanya penolakan dari PKL Jalan Tampomas. Dimana pada saat ditertibakan, para PKL di Jalan Tampomas ini sempat menyampaikan penolakan. Bahkan ironisnya, para PKL ini justru malah memilih untuk berhenti berjualan ketimbang harus pindah ke tempat relokasi yang telah disiapkan di sekitar Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah belakang Pasar Inpres Sumedang.

“Untuk sementara ini, teman-teman PKL memang memilih untuk berhenti berjualan dulu. Dan untuk sikap selanjutnya, nanti akan kita bahas dulu secara bersama,” kata Ketua Himpunan Warga Pasar (Hiwapa) Pasar Sandang Sumedang, Asep Rohmat.

Sumber : (Kabar Priangan)***
Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda