Hukum

Asep Ambruk Setelah Dibacok dan Dilinggis serta Dipukuli Tiga Orang

KABAR SUMEDANG – Asep Samsudin (44) ambruk setelah dibacok, dihantam linggis dan dipukuli tiga pelaku yang mengeroyoknya.

Warga Dusun Cipelah, Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan mengalami luka bacok di kepala, tangan dan kaki. Wajah dan tubuh Asep juga babak belur akibat pukulan tangan kosong dan linggis dalam pengeroyokan itu.

Pengeroyokan terjadi di rumah tersangka Suden Sunjaya (41) di Perum Mekarbakti, Desa Mekarbakti Kecamatan Pamulihan.

Suden menelpon Asep setelah mendapat laporan dari anak buahnya, Fani (30).

“Anak buah saya ditampar Asep saat mengantar air ke perumahan Mekarbakti,” kata Suden kepada polisi.

Fani melapor ke Suden setelah ditampar karena menjalankan mobil dengan kecepatan tinggi.

“Fani mengantar air untuk konsumsi warga perumahan dengan mobil.

Dia dianggap menjalankan mobil dengan kecepatan tinggi,” kata Kasatreskrim AKP Dede Iskandar di Mapolres, Senin (25/2/2019).

Fani yang membawa mobil bak terbuka ditegur Asep Samsudin.

“Mobil berhenti dan didatangi Asep. Sopir ditegur dan ditampar,” katanya.

Tak terima ditampar Fani melaporkan ke Suden.

Penamparan yang terjadi Sabtu (23/2) sekitar pukul 13.30 WIB di jalan menuju perumahan Mekarbakti.

“Saya telepon Asep dan meminta datang ke rumah,” kata Suden.

Setelah ditelpon, Asep datang ke rumah Suden.

Namun saat datang ke rumah Suden, Asep langsung menyerangnya.

Melihat Suden diserang, tersangka Aceng (33) yang ada di samping Suden mengambil golok dan membacok Asep.

Aceng menyabetkan golok ke kepala dan ditangkis korban.

Melihat perkelahian, Suden mengambil linggis dan menyerang Asep .

Saat pengeroyokan terjadi, datang Dede Sandi (31) adik Suden dan ikut mengeroyok korban.

Asep akhirnya ambruk, warga yang ada di sekitar lokasi melerai pengeroyokan dan membawa korban ke RSUD Sumedang.

Polisi dari Polsek Pamulihan yang mendapat laporan pengeroyokan datang dan menangkap tersangka Suden serta Aceng.

Tarsangka Dede Sandi ditangkap polisi Sabtu (23/2) sekitar pukul 23.30 di rumahnya di Dusun Kiarajegang, Desa Mekarbakti, Pamulihan.

Ketiga tersagka dijerat pasal pengeroyokan pasal 170 KUHP dan penganiayaan pasal 351 KUHP yang mengakibatkan korban mengali luka berat. (deddi rustandi)

sumber : jabar.tribunnews.com
Tags
Menampilkan lebih banyak

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker