Ada Kampung Persib di Sumedang

0
121

SUMEDANG – Untuk mencerminkan kecintaaan terhadap Persib, banyak cara yang bisa dilakukan seperti menonton pertandingan secara langsung atau memasang ornamen yang identik dengan Maung Bandung.Namun jika dukungan tersebut ditampilkan serentak oleh warga sekampung, akan lain wujudnya seperti yang dilakukan warga yang dengan tulus mendukung Maung Bandung.

Saat Galamedianews memasuki Kampung Cibungur, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang berjarak sekitar 200 meter dari Jalan Bandung-Garut. Sambutan hangat langsung terasa. Ucapan selamat datang terpampang di pintu masuk gang yang tidak cukup besar dengan lebar gang kurang lebih sekitar 4 meter.

Selain ucapan selamat datang yang bertuliskan “Wilujeung Sumping di Kampung Persib”, sejauh mata memandang tidak ada satupun dinding atau pagar yang tidak dilapisi cat berwarna biru yang jadi ciri khas Maung Bandung.

Tidak hanya warga Kota Bandung, Persib telah memiliki basis pendukung yang melingkupi hampir seluruh masyarakat di Jawa Barat. Panglima Viking Inheren Muhtiar Hasanudin menyatakan, Persib tengah mewakili warga Jawa Barat. “Persib milik kita semua, khususnya warga Jawa Barat,” katanya.

Wajar jika saat ini, warga Kampung Cibungur, bersama Distrik Viking Inheren Jatinangor serentak memberikan dukungannya melalui coretan di dinding rumah bertemakan Persib dengan warna dominan biru.

Muhtiar menjelaskan, ide menciptakan Kampung Persib bermula dari inisiatif Viking Inhern Jatinangor bersama warga setempat dalam upaya mewujudkan rasa cinta dan dukungannya terhadap Maung Bandung, khususnya saat menyambut Liga 1.

“Awalnya dari Inisiatif anak-anak Viking Inheren bersama warga. Salah satunya untuk menyambut Liga 1 saat menjamu Arema,” katanya.

Melihat respons positif yang muncul, diubahlah kampung tersebut menjadi kampung Persib. Kampung Cibungur diketahui memiliki animo tinggi terhadap sepak bola. Terlebih, Cibungur merupakan basis Viking Inheren Jatinangor yang saat ini telah memiliki jumlah anggota terdaftar sekitar 200 orang.

“Responsnya positif dari anak-anak sampai ke orang tua. Mereka mendukung kegiatan kami untuk mengubah tampilan kampung Cibungur ini dengan tema Persib,” ujarnya.

Menurutnya, Kampung itu tidak serta-merta mengubah penampilannya. Perubahan tersebut diakui tengah melalui proses perizinan dari setiap warga maupun aparatur desa. Saat ini telah terdapat 5 gambar karikatur ikon pemain Maung Bandung dan orang-orang yang berpengaruh di Persib.

Lima karikatur tersebut yaitu Manager Umuh Muhctar, pemain seperti Hariono, Vladimir Vujovic, Tokoh bobotoh Ayi Beutik dan Pelatih Djadjang Nurdjaman.

“Ada gravity, quote, karikatur pemain, manager dan pelatih, ornamen lain, bendera-bendera, dan banner dengan tema Persib,” ujarnya.

Karikatur yang sudah menghiasi Kampung Cibungur dibuat langsung oleh Ketua Viking Inheren Jatinangor, Bina Ferdiansyah (36) yang biasa dipanggil Ipung. “Digambarnya oleh Ipung. Dia memang pandai menggambar,” ujar Muhtiar.

Swadaya demi Persib
Deni Nugraha (30) yang menjabat sebagai Panglima Viking Inheren Jatinangor menjelaskan, kesepakatan untuk menjadikan Kampung Cibungur sebagai Kampung Persib telah muncul pada tahun 2013 sedangkan Viking Inheren berdiri sejak tahun 2010

“Mulai adanya kesepakatan tahun 2013, disambut pak RT, RW dan Kepala Desa. Di sana mulai menghiasi sedikit demi sedikit dengan ornamen Persib,” ujarnya.

Keinginan tersebut semakin besar ketika Liga 1 akan bergulir setelah hampir 2 tahun sepak bola di Indonesia membeku. Dalam waktu singkat, diubahlah tampilan 2 lingkungan RT di sepanjang gang Kampung Cibungur itu.

Sementara itu, Bendahara Viking Inheren, Rizal Akbar (27) menuturkan, untuk pendanaan, sejauh ini dana didapat dari hasil swadaya antara warga dan anggota Viking Inheren. Selain itu bahan baku untuk cat kerap ia dapat dari hasil mengumpulkan sisa-sisa materi dari pengerjaan konstruksi bangunan.

“mengumpulkan sisa-sisa bahan bangunan, swadaya masyarakat juga,” ujarnya.

Rizal menyatakan, Kampung Cibungur juga memiliki tradisi saat Maung Bandung bertanding. Selain melakukan nonton bareng, seluruh warga RW 7 di asna serentak memakai kaos Persib baik anak-anak maupun ibu-ibu.

Tidak hanya warga, masyarakat dari luar Kampung cibungur ataupun Viking distrik lainnya kerap berkunjung ke kampung tersebut.***

Sumber : pikiran-rakyat.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here