Warga Keluhkan Minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum

0

Di Jalan Raya Ir. Soekarno, Tanjungsari

KABAR SUMEDANG, TANJUNGSARI – Sejumlah warga dan tokoh pemuda di Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang berharap pembangunan pelebaran jalan sekaligus perbaikan di jalur nasional Jalan Raya Ir. Soekarno Tanjungsari dibarengi dengan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang ada di jalur jalan tersebut.Mengingat hampir selama enam bulan terakhir ini jalur jalan yang padat kendaraan pada setiap siang maupun malam dinilai minim lampu PJU. Sehingga banyak masyarakat yang mengeluhkan persoalan itu.

Hingga Jumat (9/5/14) kemarin, jalur jalan nasional itu masih minim PJU disaat malam hari.

“Sudah hampir enam bulan ini di jalur jalan tersebut minim lampu PJU. Sejumlah ruas jalan disaat malam hari terlihat poek mongkleng,” keluh Iwan S Kundjoro, salah seorang tokoh pemuda Tanjungsari kepada wartawan di Tanjungsari, kemarin.

Iwan juga turut mengeluhkan minimnya lampu PJU di jantung Kota Tanjungsari. Yaitu tepatnya di Alun-alun Tanjungsari. Padahal di lokasi itu merupakan tempat konsentrasinya kegiatan masyarakat, selain merupakan kawasan perbelanjaan karena ada pertokoan.

“Pentingnya perbaikan dan pemasangan lampu PJU itu, harus menjadi perhatian warga setempat. Perbaikan lampu PJU harus segera dilakukan pemerintah terkait. Karena selama ini di jalur jalan tersebut minim lampu PJU, selain di Alun-alun Tanjungsari,” keluh Iwan.

Menurut Iwan, jika jalur jalan yang padat kendaraan dan minim penerangan lampu PJU, rawan terjadinya kecelakaan lalulintas.

Selain itu rawan terjadinya tindak kriminalitas.

Menurut Iwan, minimnya lampu PJU itu juga rawan dimanfaatkan warga untuk nongkrong di malam hari. Bahkan sempat ada aksi perkelahian anak muda berusia remaja.

Ia juga turut mengeluhkan minimnya lampu PJU di pusat Kota Kecamatan Tanjungsari seperti kota mati disaat malam hari. Hal itu bisa dibuktikan di halaman depan kantor Kecamatan Tanjungsari pada malam hari terlihat gelap gulita. Sementara yang namanya pusat layanan masyarakat harus terang, supaya masyarakat nyaman saat hendak mendatangi kantor layanan pemerintah itu.

“Melihat adanya keluhan itu, pihak kecamatan sempat beberapa kali menyampaikan keluhan itu kepada dinas terkait. Namun hingga saat ini belum ada reaksi yang jelas. Padahal yang namanya lampu PJU merupakan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat luas,” ungkapnya.

Sebagai bentuk reaksi dari warga sekitar, kata dia, sempat ada di antara mereka yang mempertanyakan pengadaan lampu PJU menjadi tanggung jawab siapa?

“Untuk itu, sebaiknya pemerintah pemerintah terkait segera melakukan langkah-langkah dan penataan kawasan Tanjungsari. Supaya kawasan jalan nasional itu terang benderang dengan adanya pemasangan lampu PJU,” harapnya.

Lebih lanjut Iwan juga turut menyinggung pengerjaan pelebaran jalan Ir. Soekarno. Menurutnya, pelebaran dan perbaikan jalan itu dapat mengurai kepadatan dan kemacetan kendaraan yang selama ini sering terjadi.

Menurut informasi, pelebaran jalan itu diperkirakan akan selesai sebelum Lebaran mendatang. Perbaikan dan pelebaran jalan juga tak hanya dilakukan di wilayah Tanjungsari, juga bisa dilaksanakan di ruas jalan lainnya. “Perbaikan jalan ini sebagai langkah pemerintah dalam mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi di jalur jalan Ir. Soekarno,” katanya.(kos)

Sumber: klik-galamedia.com/warga-keluhkan-minimnya-lampu-pju

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here