Wabup Sumedang Mulai Digoyang

0

SUMEDANG – Baru dilantik seumur jagung yaitu pada 5 Juli lalu, kursi Wakil Bupati Sumedang, Drs. H. Ade Irawan, M.Si. mulai digoyang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Selasa (22/10), kondisi itu menyusul ditetapkannya E dan N sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cimahi. Penetapan terkait dugaan tindak pidana korupsi dana perjalanan dinas anggota DPRD sebesar Rp 2 miliar yang bersumber dari APBD Kota Cimahi 2011.

Kedua tersangka merupakan staf Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kota Cimahi. Sementara Ade Irawan menjabat Ketua DPRD Kota Cimahi, sebelum mengemban jabatan sebagai Wabup Sumedang.

Sedangkan pengungkapan dugaan tindak pidana korupsi oleh Kejari Kota Cimahi, dilakukan atas dasar hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2012 yang menemukan kelebihan dana perjalanan dinas.

Pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana perjalanan dinas di DPRD Kota Cimahi, menjadi perhatian elite politik di Kabupaten Sumedang. Dalam perkembangannya, mereka menghubung-hubungkan kasus tersebut dengan kewenangan yang dimiliki Ketua DPRD Kota Cimahi saat itu.

Isu tak sedap yang dialamatkan pada Wakil Bupati Sumedang semakin liar. Karena yang bersangkutan disebut-sebut memiliki peranan strategis untuk mengatur penggunaan dan pencairan dana perjalanan dinas tersebut. Bahkan kabarnya travel yang digunakan untuk perjalanan dinas itu ditengarai masih perusahaan yang bersangkutan.

Siapkan nama

Seiring perkembangannya, dalam beberapa pekan terakhir muncul nama-nama kader sejumlah partai politik (parpol) yang disiapkan untuk menggeser posisi Wabup Sumedang, jika yang bersangkutan nantinya berhalangan tetap karena turut tersangkut kasus yang kini tengah ditangani Kejari Kota Cimahi.

Nama kader parpol yang ikut muncul ini di antaranya Taupiq Gunawansyah dari Golkar, Otong Dartum dari Partai Demokrat, dan Dony A. Munir dari Partai Persatuan Pembangunan PPP.

“Sebenarnya masih sangat terlalu dini kalau kita membicarakan pergantian wakil bupati. Persoalannya belum ada ketetapan hukum yang menyatakan bahwa yang bersangkutan (Ade Irawan, red), turut diduga terlibat kasus tersebut,” ujar sumber, kemarin.

Sementara kalaupun dalam perkembangannya fakta hukum bisa menyeret yang bersangkutan hingga ditetapkan sebagai tersangka, maka tentunya tidak bisa serta merta dilakukan penggantian posisi wabup.

“Saat ini, baiknya kita menghormati proses hukum yang tengah berjalan di Kejari Kota Cimahi. Kalaupun sekarang sudah ada beberapa nama yang disebut-sebut dipersiapkan untuk mengisi kekosongan wakil bupati nanti, ya itu hak mereka. Namun yang perlu dipahami sampai saat ini Pak Ade Irawan masih Wakil Bupati Sumedang,” tandasnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/wabup-sumedang-mulai-digoyang

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here