Tingkatkan Pelayanan Dinkes Tambah Empat Puskesmas

0

KABAR SUMEDANG – Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang kurang mampu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Sumedang segera menambah empat puskesmas baru. Demikian dijelaskan Kepala Dinkes Kab. Sumedang, Retno Ernawati S.Sos., M.M., Jumat (23/5).

Dijelaskan Retno, penambahan empat puskesmas itu diperioritaskan di wilayah Kecamatan Jatinunggal, Wado, Sumedang Utara, dan Ujungjaya. “Dengan adanya penambahan fasilitas pelayanan kesehatan di empat wilayah kecamatan tersebut, maka jumlah puskesmas yang ada di bawah naungan Dinkes menjadi 36 unit,” katanya.

Penambahan puskesmas baru itu didasarkan atas tingginya angka kunjungan masyarakat dalam meng­akses pelayanan kesehatan terdekat. Apalagi fasilitas yang ada sekarang di empat wilayah tersebut belum dapat memenuhi harapan. Misalnya saja untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, masyarakat harus rela antre cukup panjang serta menempuh perjalanan yang jauh. “Untuk itu, guna menjawab harapan masyarakat, titik pelayanan kesehatan harus didekatkan dengan cara menambah jumlah puskesmas,” ujarnya.

Meski begitu, dengan adanya penambahan puskesmas baru, tidak serta-merta permasalahannya menjadi selesai. Pasalnya, beberapa puskemas yang tersebar di 26 wilayah kecamatan, masih kekurangan dokter umum dan dokter gigi definitif. Seperti yang terjadi di Puskesmas Surian dan beberapa puskesmas yang ada di wilayah terpencil lainnya. Selama ini, pelayanan kesehatan di puskesmas seperti itu, sangat bergantung kepada dokter kunjungan.

Tenaga bidan

“Mengingat masih banyak puskesmas yang belum memiliki dokter definitif, maka di beberapa puskesmas, masih mengandalkan tenaga bidan. Namun tentunya, bidan yang ditugaskan untuk melayani pasien itu, sebelumnya sudah mendapat pelatihan dan transfer keilmuan dokter umum maupun gigi. Dengan begitu, pelayanan di puskesmas yang tidak ada dokternya, tetap berjalan dengan baik,” terangnya.

Obat di tiap-tiap puskesmas kualitasnya sama seperti yang diberikan kepada pasien di rumah sakit. Terutama yang pembiayaan perawatannya ditanggung oleh pemerintah. “Soal obat, tidak ada masalah. Pasalnya kualitasnnya tidak perlu diragukan,” tegasnya.

Sementara untuk mengisi kekurangan dokter umum dan dokter gigi definitif di sejumlah puskesmas, Dinkes sudah mengajukan permohonan kepada Pemprov Jabar dan pusat, agar mendapat bantuan dokter pegawai tidak tetap (PTT). (B.108)**

Sumber: klik-galamedia.com/dinkes-tambah-empat-puskesmas

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here