Sumedang Ingin Memiliki Sekolah Seni Budaya Sunda

0
KABAR SUMEDANG – Bupati Sumedang, Drs. H. Ade Irawan, M.Si. meng­ingin­kan Kab. Sumedang mempunyai sekolah kejuruan seni budaya. Pertimbangannya, pengetahuan budaya Sunda dalam kurikulum di sekolah formal dirasakan sangat kurang porsinya.

“Untuk itu, adanya sekolah khusus yang memberikan pengetahuan memadai tentang seni budaya, khususnya budaya Sunda bagi kalangan pelajar di Kab. Sumedang tampaknya harus menjadi bahan kajian bersama,” kata Ade di Gedung Negara, Selasa (20/5).

Disebutkannya, keinginan tersebut sebagai bentuk perhatian dan implementasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 113/2009 tentang Sumedang Puseur Budaya Sunda dalam bidang pendidikan. Apalagi dalam visi ke-2 Sumedang Senyum Manis (Sejahtera Nyunda Maju Mandiri dan Agamis), menjadi dasar diberikannya pendidikan berbasis budaya Sunda, untuk memfasilitasi siswa supaya terampil dan memiliki pengetahuan yang cukup mengenai seni dan budaya Sunda.

“Oleh sebab itu, Pemkab Sumedang akan menyiapkan wadah dengan mendirikan sekolah kejuruan berbasis seni dan budaya,” katanya.

Keberadaan sekolah tersebut, menurut Ade, diharapkan akan melahirkan generasi yang benar-benar memahami dan me­nguasai budaya Sunda, berikut nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, Sumedang akan menjadi pusat bagi tenaga-tenaga ahli di bidang seni dan budaya Sunda. Seperti ahli sejarah Sunda, karawitan Sunda, kuliner Sunda, dan keakhlian lainnya yang berbasis seni dan budaya Sunda.

Konsultasi

Namun begitu, lanjut Ade, untuk menentukan satuan pendidikan yang menitikberatkan pada mata pelajaran seni budaya Sunda memang perlu dikonsultasikan dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Karena dalam hal ini, tidak hanya menyediakan fasilitas laboratorium seni budaya di sekolah-sekolah, tetapi mendirikan sekolah setingkat pendidikan menengah.

Dalam kegiatan pembelajaran sekolah tersebut akan ditekan­kan penerapan nilai-nilai budaya Sunda, baik filosofis, manajerial maupun operasional bagi para peserta didiknya. Nilai filosofis Insun Medal Insun Madangan, nilai manajerial Rawayan Jati Sunda, dan nilai operasional Dasa Marga Raharja diharapkan menjadi nilai-nilai keseharian yang melembaga dalam setiap siswa.

“Selain melestarikan seni budaya yang telah ada, sekolah tersebut diharapkan juga akan menjadi pusat penelitian dan pengembangan nilai-nilai luhur yang masih terpendam dalam budaya Sunda,” ujarnya.

Untuk m ewujudkan keinginan tersebut, tambah Ade, tentunya dibutuhkan usaha serius dalam penggarapannya yang dimulai dengan konsultasi dan koordinasi bersama para ahli di bidang­nya. Termasuk dengan Ditjen Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Sebagai tahap awal, renca­nanya pada tahun ajaran baru, di SMKN 1 Sumedang akan dibuka jurusan karawitan yang tujuannya mencetak para seniman tari Sunda, seniman musik Sunda, dan seniman peran Sunda. Mudah-mudahan ini bisa menjadi cikal bakal, terwujudnya sekolah berbasis seni dan budaya Sunda di Sume­dang,” tegasnya. (B.108)**

Sumber: klik-galamedia.com/sumedang-ingin-memiliki-sekolah-seni-budaya-sunda

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here