Rp 180 M Ganti Rugi Jalan Tol di Mekarjaya

0

KABAR SUMEDANG –  Pemilik tanah dan bangunan di Desa Mekarjaya Ke­ca­matan Sumedang Utara yang mengajukan keberatan terhadap harga ganti rugi dari proyek Jalan Tol Ci­sum­dawu kepada Bupati Sumedang jumlahnya be­lum mencapai 100 orang. Me­reka yang tidak setuju tersebut memang masih diberikan kesempatan un­tuk mengajukan keberatan kepada Bupati dalam tenggang waktu 120 hari setelah musyawarah pertama 23 Juli lalu.

“Yang mengajukan keberatan itu belum mencapai 100 orang. Tapi mereka ma­sih tetap diberikan kesempatan untuk mengaju­kan keberatan. Mereka ada yang mengajukan secara per orangan dan kelompok,” ka­ta Kepala Bagian Tata Pe­me­rintahan Pemkab Su­me­dang, Deni Tanrus, Senin (15/9).

Mereka yang mengajukan keberatan tersebut, kata Deni, sebagian besar minta peninjauan ulang terhadap zona tanahnya. Menurut Deni yang didampingi Ka­subbag Administrasi, Ke­pen­dudukan dan Pertanah­an, Khaidir, proses pengajuan keberatan sampai munculnya keputusan akan memakan waktu yang lama.

Sementara itu, sebagain besar warga yang sudah setuju terhadap harga tertinggi ganti rugi jalan tol se­karang sedang dalam proses administrasi pembuatan rekening bank. Jalan Tol Cisumdawu bakal membelah Desa Makarjaya sehingga lebih dari 700 bi­dang tanah akan dilalui jalan tol.

Proyek Jalan Tol Cisum­dawu diperkirakan akan menggelontorkan uang gan­ti rugi di Mekarjaya untuk tanah sebesar Rp 135 miliar, sedangkan untuk bangunan Rp 45 miliar. “Mekarjaya memang paling luas dilalui jalan tol, dan harganya pun untuk jalan tol seksi 2, tertinggi,” kata Deni.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, harga tertingi tanah di Zona 1A itu Rp 835.000 permeter persegi, sedangkan di zona 1B Rp 540.000 permeter persegi. Kemudian zona 2A permeter persegi Rp 450.000, zona 2B Rp 390.000, zona 3A Rp 375.000, zona 3B Rp 335.000, zona 4A Rp 625.000, zona 4B Rp 450.000, zona 5B Rp 425.000, zona 6 Rp 275.000, zona 7 Rp 215.000 dan zona 8 Rp 235.000 permeter persegi.

Sementara untuk zona 5A yang berada di kawasan perumahan, tim independen penilai harga belum menentukan harga kepada pihak proyek. Tanah di zona 5A tersebut, luasnya sekitar 2.000 meter persegi. E-13***

Sumber: http://www.kabar-priangan.com/news/detail/14748

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here