Proses Usulan Cawabup Masih Diproses di DPRD Sumedang

0

Antara Doni dan Noeroni

KABAR SUMEDANG – Proses pencalonan wakil bupati (cawabup) Sumedang yang tengah digodok di DPRD Kab. Sumedang, akan dibahas oleh Bamus (Badan Musyawarah) DPRD Kab. Sumedang.

Setelah dibahas di Bamus, selanjutnya akan digelar rapat paripurna tentang usulan cawabup yang diajukan Bupati Sumedang H. Ade Irawan.

Sementara dua cawabup yang diusulkan, yakni H. Doni Ahmad Munir (Ketua DPC PPP Kab. Sumedang) dan Noeroni Octara (Sekretaris DPC PPP Kab. Sumedang).

“Setelah paripurna, baru lah dibentuk panitia pemilihan sekaligus membuat tatib (tata tertib) pemilihan. Dalam tatib, akan ditetapkan mekanisme dan prosedurnya,” kata Sekretaris Komisi A DPRD Kab. Sumedang, Ridwan Solichin di DPRD Kab. Sumedang, Jumat (9/5/2014).

Menurut dia, sebelumnya DPRD sudah berkonsultasi dengan Kemendagri, terutama meminta arahan terkait pencalonan H. Doni Ahmad Munir. Pasalnya, selain diusulkan menjadi cawabup, Doni pun lolos menjadi anggota DPR RI hasil Pileg.

“Hanya saja, Kemendagri saat itu tidak menegaskan bisa tidaknya Doni yang kini lolos di DPR RI, dicalonkan juga menjadi cawabup. Untuk kepastiannya, Kemendagri akan menjawabnya melalui surat tertulis,” kata Ridwan yang juga Ketua Fraksi PKS.

Yang dikhawatirkan, kata dia, jika Doni memilih menjadi anggota DPR RI. Ketika Doni memilih menjadi anggota DPR RI, tidak serta merta calon kedua yakni Noeroni Octara menjadi calon tunggal. Saat itu terjadi, proses usulannya harus dari nol lagi. Bupati harus mengusulkan kembali dua orang cawabup.

“Jadi, harus diusulkan lagi dari awal. Bupati harus mengusulkan lagi seorang calon pengganti Pak Doni hasil rekomendasi dua parpol pengusung yakni PPP dan Partai Demokrat. Konsekuensinya, proses pencalonan wabup akan lebih lama lagi,” kata Ridwan. (Adang Jukardi/”PR”/A-89)***

Sumber: pikiran-rakyat.com/node/280917

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here