PPK Banyak Lakukan Kesalahan Pencatatan Suara

0

KABAR SUMEDANG -Rekapitulasi penghitungan suara dalam Rapat Pleno KPU Sumedang, Minggu (20/4/2014), di Gedung Islamic Center Sumedang seringkali tersendat karena banyak terdapat kesalahan pencatatan yang dilakukan penyelenggara terutama di tingkat kecamatan.

Mereka keliru memasukkan data dari formulir berita acara di penyelenggara tingkat bawah seperti di Tempat Pemungutan Suara (TPS) ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Meski kesalahan tersebut memamg sudah diperbaiki di tingkat PPS atau PPK, tidak semua saksi bisa menerima pembetulan atau koreksi tersebut. Maka, membuka formulir D atau berita acara rekapitulasi di tingkat PPS selalu dilakukan.

Ketua KPU Sumedang Asep Kurnia yang memimpin rapat pleno mengatakan, kesalahan teknis bisa saja terjadi. Namun, ketika ada koreksi, sejauh mana penyelenggara dan saksi bisa sepakat dengan mekanisme pembenaran tersebut.

“Kesalahan teknis dapat terjadi namun sejauh mana bisa saling menerima antara penyelenggara, saksi dan panwaslu, tentunya koreksi tersebut dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku juga, tidak asal koreksi, seperti diberi paraf atau atas sepengetahuan saksi,” kata Asep tegas.

Hal ini disampaikan Asep karena setiap ada kekeliruan pencatatan, beberapa saksi kerap menaruh curiga. Padahal, para penyelenggara bisa mempertanggungjawabkan di mana letak kesalahan dan bagaimana memperbaikinya.

“Jadi mohon saksi jangan berkomentar apa-apa, kita lihat saja bagaimana penyelenggara di tingkat kecamatan ini bisa menjelaskan bagaimana dan kenapa terjadi kesalahan serta bagaimana pula penyelesaiannya,” kata Asep menanggapi protes beberapa saksi dalam pleno.

Anggota Panwaslu Sumedang Didin Nurodin mengatakan, pihaknya memang menemukan beberapa kasus kesalahan pencatatan dalam format perhitungan suara di tingkat PPS dan PPK. Namun, kesalahan tersebut sudah diperbaiki pada saat itu juga sehingga tidak menimbulkan masalah.

“Mekanismenya kan begitu, kalau ada kesalahan pencatatan, itu langsung diperbaiki dengan memberikan paraf. Di beberapa PPS dan PPK memang ada hal itu terjadi,” kata Didin.

Didin menilai kesalahan pencatatan itu bisa saja terjadi, sehingga ada mekanisme untuk memperbaikinya.

“Jadi sepanjang kesalahan itu diperbaiki, tidak termasuk pelanggaran,” kata Didin. [hus]

Sumber:http://www.inilahkoran.com/read/detail/2093574/ppk-banyak-lakukan-kesalahan-pencatatan-suara

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here