Pemerintah Sulit Kendalikan Harga Eceran Elpiji 3 Kg

0

KABAR SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, hingga saat ini masih kesulitan untuk mengendalikan harga eceran elpiji ukuran 3kg dipasaran. Hal itu, dikarenakan, kebijakan Pemkab Sumedang, tentang pengaturan harga eceran tertinggi (HET) baru berlaku, untuk tingkat agen, pengkalan dan pengecer pertama.

“Sedangkan, untuk rantai pengecer yang membeli barang dari pengecer ke pengecer belum diatur. Sehingga kita sulit untuk mengendalikan harga elpiji, sampai ke rantai pengecer ditingkat bawah,” kata Kasuba Saran Ekonomi, Komar SE,ME di ruang kerjanya, Senin (14/4/14).

Berdasarkan, Surat Keputusan (SK) Bupati Su­medang, Nomor 510/­KEP.47-HUK/­­2014, tentang harga jualan eceran tertinggi (HET) liquefied petroleum gas tabung 3 kilogram untuk keperluan rumah tangga dan usaha mi­kro di Kabupaten Sumedang, HET gas tabung 3 kg di ting­kat agen atau penyalur sebesar Rp 13.300/tabung. Di ting­kat pangkalan atau sub­penyalur Rp 14.600, dan ditingkat pengecer atau titik se­rah pertama Rp 16.000/­ta­bung.

“Ketetapan harga yang sudah diatur dalam SK bupati tersebut, berlaku untuk radius 60 kilometer (KM) dari stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) atau filling station. Dan kebijakan itu tidak mengatur mata rantai penjualan dari pengecer ke pengecer,” ujarnya.(del)GM

Sumber:http://www.klik-galamedia.com/perintah-sulit-kendalikan-harga-eceran-elpiji-3-kg

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here