Pemda Sumedang Akan Kelola Sendiri Pembangkit Listrik Mikro Hydro di Wado

0

KABAR SUMEDANG – Pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hiydro (PLTMH ) Cimanuk Hulu di wilayah Kec. Wado, rencananya akan dikelola oleh salah satu BUMD milik Pemkab Sumedang yakni PT Kampung Makmur.

Hanya saja, dikarenakan pembentukan struktur organisasi dan kepengurusan PT Kampung Makmur hingga kini masih dalam proses, sehingga pembangunan maupun pengelolaannya sampai sekarang belum terlaksana.

“Kalau legalitas pendirian BUMD PT Kampung Makmur sudah tercantum dalam peraturan daerah. Namun, untuk kepengurusannya masih dalam proses,” kata Asisten Pembangunan Setda Kab. Sumedang, Dede Hermasah di ruang kerjanya, Selasa (15/7/2014).

Menurut dia, rencana pembangunan PLTMH di wilayah Kec. Wado, dari dulu sudah digulirkan. Bahkan saat itu, sempat ada investor yang melakukan ekspose terkait potensi pembangunan PLTMH tersebut.

Meski PLTMH digulirkan setelah pembangunan Waduk Jatigede, namun keberadaannya tidak serta merta mengganggu pembangunan PLTA Waduk Jatigede.

Pasalnya, pemanfaatan airnya tidak mengambil langsung dari aliran Sungai Cimanuk untuk menyuplai air ke PLTA Waduk Jatigede. Akan tetapi, memanfaatkan aliran air dari Sub DAS (Daerah Aliran Sungai) Cimanuk. Pemanfaatan airnya pun mengandalkan gaya gravitasi bumi.

“Walaupun di waduk Jatigede akan dibangun PLTA, tapi bukan berarti pembangunan PLTMH Hulu Cimanuk ini tidak bermanfaat. Tetap bermanfaat, karena kebutuhan listrik PLN hingga kini cukup tinggi. Oleh karena itu, harus disuplai dari berbagai sumber pembangkit listrik, termasuk PLTMH. Cuma saya tidak tahu pasti, kapasitas energi listrik yang dihasilkannya. Yang jelas, potensinya sangat besar,” tutur Dede.

Dikatakan, walaupun kapasitas listrik yang dihasilkan PLTMH lebih kecil dibanding PLTA, namun tidak sekecil yang dikira. Kontruksi PLTMH jangan dianggap hanya memakai kincir angin di sungai kecil, kontruksinya menyerupai bangunan PLTA.

Bahkan biaya pembangunannya bisa mencapai ratusan miliar rupiah. “Oleh karena itu, potensi energi listrik yang dihasilkannya cukup besar,” tuturnya.

Mengingat besarnya potensi tersebut, lanjut dia, tak dipungkiri sudah ada beberapa investor yang berminat menanamkan modal untuk pengelolaan PLTMH tersebut. Hanya saja, dikarenakan pengelolaannya akan dilakukan oleh BUMD PT Kampung Makmur sehingga pengajuan investor belum direspon.

“Kami akan mengelola sendiri PLTMH ini untuk kemajuan pembangunan daerah dan masyarakat. Sampai sekarang kami masih memproses kepengurusan PT Kampung Makmur. Kalau sudah terbentuk struktur organisasinya, baru lah Pemkab Sumedang akan memberikan penyertaan modal,” tutur Dede. (Adang Jukardi/A-89)**

Sumber: pikiran-rakyat.com/node/289485

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here