Pembobol ATM di Jatinangor Sumedang Ini Bonyok Dihajar Korban dan Warga

1

KABAR SUMEDANG – Nasib sial harus dialami AS (36) dan AJ MS (42) pelaku pencurian dengan modus mengganjal korek api di mesin Anjuran Tunai Mandiri (ATM), harus babak belur dihakimi masa di depan Bank BRI Cabang Bojong Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, saat keduanya keperegok hendak melakukan aksinya itu, Sabtu (4/2).

Menurut informasi yang diperoleh Radar Sumedang, Egi Kustiana bin Agus (21) yang merupakan warga Dusun Pasirluhur RT 02/08 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor, telah menjadi korban dari ulah para pembobol tersebut.

“Pada Kamis (2/2) sekitar pukul 23,00 WIB, saya hendak mengambil uang di ATM Cabang Bojong Cipacing, pas saya masukan kartu ATM, malah tidak bisa diakses, lalu ketika hendak dikeluarkan malah sulit,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, ketika dirinya sedang kebingungan untuk mengeluarkan kartu ATM tersebut, tiba tiba ada dua orang yang mengaku sebagai karyawan bank menghampirinya dengan dalih bisa membantu untuk mengeluarkannya.

“Awalnya orang tersebut menyuruh untuk menyebutkan nomor PIN, saya pun mengikutinya. Namun tak sadar kalau pada saat saya mengetik nomor PIN, orang tersebut menyimpan nomor PIN di handphone milik salah seorang pelaku,” ucapnya.

Beberapa saat kemudian, kata ia, para pelaku menyebutkan bahwa kartu ATM-nya sulit dikeluarkan. Sehingga, mereka (pelaku, red) mengambil obeng dengan dalih untuk mencongkel kartu ATM.

“Selang beberapa detik mereka menyerahkan kartu ATM, saya pun pulang dengan membawa kartu ATM tersebut,” ucapnya.

Dirinya tak menyadari bahwa telah ditipu oleh kedua pelaku tersebut. Sehingga, tepat hari Jumat (3/2) sekitar pukul 08,00 pagi, pergi ke bank yang bersamgkutan untuk memperbaiki kartu ATM. Namun, pihak bank menyebutkan bahwa kartu ATM tersebut bukan miliknya.

“Nah disitulah baru sadar bahwa saya telah menjadi korban pembobolan ATM, saat itu juga langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Jatinangor,” ucapnya.

Karena penasaran, lanjut ia, dirinya kerap nongkrong bersama temannya di dekat ATM tersebut, tepatnya hari Sabtu (4/2) sekitar pukul 17,00, dirinya melihat para pelaku sedang berada di dalam ATM dengan seorang anak kecil.

“Karena masih ingat jelas kedua muka pelaku, saya langsung menghampirinya dan langsung memukulinya, seketika warga pun langsung berdatangan, dan akhirnya pelaku dibawa ke Mapolsek Jatinangor,” ujarnya.

Sementara Kasubag Humas Polres Sumedang, AKP Dadang Rostia membenarkan, penangkapan tersebut. “Benar, Polsek Jatinangor telah mengamankan pelaku sindikat pembobol ATM yang kerap beroperasi di sekitar wilayah Jatinangor,” ujarnya kepada wartawan.

Ia mengatakan, kedua pelaku yang merupakan warga Lampung, babak belur dihakimi warga setelah sebelumnya melakukan aksinya itu, kepada salah satu korbannya yang merupakan warga Jatinangor.

“Korban sempat melapor dengan Dasar : LP/199/B/ II/2017/JBR/RES SMD/SEK Jatinangor, tanggal 2 Pebruari 2017,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, kata ia, korban mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta rupiah.

“Akibat perbuatannya itu, kini kedua pelaku harus mendekam di sel tahanan Polres Sumedang,” ucapnya. (tha)

sumber :jabar.pojoksatu.id

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here