Pedagang Berharap Dibangunnya Pasar Ganeas yang Representatif

0

KABAR SUMEDANG – Para pedagang pasar di Ganeas berharap berdirinya pasar yang layak dan representatif di kawasan Ganeas yang bisa mewadahi aktivitas jual-beli masyarakat dan memberikan rasa nyaman baik bagi pedagang maupun pembeli. Selama ini untuk melakukan aktivitas perdagangan, para pedagang hanya menempati kios yang kurang memadai. Bahkan para pedagang terpaksa menyewa kios tersebut dengan harga sewa Rp 250.000 per bulan.

Menurut mereka, kios-kios yang saat ini ditempati memang milik pribadi salah seorang warga di Ganeas.

“Kami terpaksa menyewa kios di sini karena tak ada tempat lagi untuk berjualan,” kata Ujang (60) seorang pedagang, Selasa (12/8/2014)

Di pasar itu, terdapat 16 kios dengan ukuran 2×2 meter. Berdiri di atas lahan seluas 100 meter persegi. Lahan dan kios itu adalah milik pribadi yang disewakan.

“Sebenarnya Ganeas itu belum punya pasar. Kalau yang kami tempati untuk berjualan kan milik orang/pribadi,” tutur pedagang lainnya.
Pedagang menyebutkan, keinginan dibangunnya pasar yang menetap, sudah disuarakan dari tahun-tahun sebelumnya. Namun para pedagang juga belum berani mengajukan ke pihak tekait.

“Semoga saja pemerintah bisa memperhatikan kami sebagai pedagang pasar,” katanya.

Pedagang menyebutkan, jika saja ada pasar yang representatif di wilayah Ganeas, pastinya akan berdampak pada peningkatan ekonomi pedagang. Selain itu bisa memudahkan warga Ganeas membeli berbagai kebutuhannya dengan jarak yang dekat.

Ditemui terpisah, Camat Ganeas melalui Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Drs. Rendra Sukandar membenarkan belum adanya pasar yang representatif di Ganeas. Namun wacana pembangunan pasar sebenarnya sudah didengungkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahkan pihak Kecamatan sendiri pernah berkoordinasi dalam hal ini dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terkait keinginan membangun pasar di Ganeas.

“Kami bahkan pernah mendata jumlah pedagang pasar dan sudah komunikasi dengan mereka,” katanya.

Namun, kata dia, pembangunan pasar memang perlu perencanaan yang matang. Karena memerlukan biaya yang tinggi.

“Kendalanya ya seperti lahan, terus daya dukung anggaran,” ujarnya.

Namun demikian, pihak kecamatan memang bertekad agar pasar bisa berdiri di Ganeas karena selama ini warga Ganeas juga lebih banyak membeli kebutuhan ke kota yang berjarak 7 kilometer.

“Kita akan merencanakan dulu, mudah-mudahan tahun depan,” ucapnya.E-35***

Sumber: kabar-priangan.com/news/detail/14311

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here