Pasar Pamunduran Cibugel Terlantar

0

KABAR SUMEDANG – Warga dan pedagang menyayangkan keberadaan Pasar Pamunduran di Kecamatan Cibugel yang dibiarkan terlantar. Padahal pasar yang dibangun oleh Pemkab Sumedang sekitar tahun 2006 itu diproyeksikan untuk menjadi pasar Cibugel.Namun pada kenyataannya sampai saat ini pasar tersebut tidak digunakan. Bahkan bangunan sejumlah kios pun tidak terurus.

“Dulu kami sempat menempati dan berdagang di pasar tersebut, tapi sulit berkembang,” ucap Wawan Abdullah, salah seorang pedagang kelontongan di Cibugel.

Sulitnya berkembang, kata dia, dikarenakan letak pasar jauh dari ibukota kecamatan. Sehingga pembeli urung pergi ke pasar.
“Ya jualan juga gak laku,” katanya.

Karena kondisi tersebut, Wawan dan pedagang lain memilih untuk tidak melanjutkan berdagang di Pasar Pamunduran dan memilih kembali berdagang di kota kecamatan.

“Karena pasar ini jauh dari keramaian, jadi sepi,” kata dia.

Sekcam Kecamatan Cibugel, E Suhaerat Sodikin, membenarkan kondisi Pasar Pamunduran yang sampai saat ini tidak digunakan.

Menurut dia, setadinya pasar tersebut memang dibangun untuk mengakomodasi para pedagang di Cibugel. Selain itu, pasar tersebut juga merupakan pasar kecamatan.

“Kata pedagang berjualan di sana sepi,” katanya.

Setelah lama tidak digunakan, pihak kecamatan pernah merencanakan pasar tersebut akan dijadikan pasar komoditi pertanian. Tapi rencana tersebut belum menjadi daya tarik petani untuk memasarkan hasil bumi.

Namun demikian, kedepan pemerintah kecamatan juga akan terus menyosialisasikan keberadaan pasar tersebut agar bisa digunakan sebagaimana mestinya.

“Mudah-mudahan kedepan bisa berfungsi. Karena sekarang akses dan suasana di tempat tersebut (Pasar pamunduran,red)juga sudah mulai ramai. Dan memang Cibugel juga butuh pasar agar kebutuhan warga bisa terpenuhi,” kata Sekcam.E-35*

Sumber: kabar-priangan.com/news/detail/14067

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here