P2L Berharap Honor Sesuai Standar UMK

0

JATINANGOR  РPemerintah diharapkan memberikan honor bagi petugas pengawas pemilu lapangan (P2L) sesuai dengan upah minimum kota/kabupaten (UMK). Hal ini sesuai dengan tugas para petugas P2L yang harus siaga selama 24 jam untuk mengawasi pelaksanaan pemilu, baik pemilu legislatif (pileg) maupun pemilu presiden (pilpres).

Demikian disampaikan salah seorang petugas P2L Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, Roma Wilayat kepada “GM”, kemarin. Selain honor yang disesuaikan dengan UMK, diharapkan juga ada uang operasional untuk menggairahkan petugas P2L menjalankan tugasnya.

“Selain itu, pembayaran honor juga jangan terlambat, seperti pernah terjadi dua bulan ke belakang,” tuturnya.

Terkait honor, Roma mengharapkan Pemkab Sumedang tidak menyamakan honor yang diterima P2L di tiap-tiap kecamatan. Masalahnya setiap kecamatan mempunyai karakteristik berbeda, seperti halnya Kecamatan Jatinangor.

“Jangan disamakan dengan daerah kecamatan-kecamatan yang lain, misalnya dengan Cibugel dan Surian. Karena ini adalah Jatinangor. Jatinangor itu Indonesia kecil, sehingga dalam melakukan pengawasan lebih berat,” katanya.

Kembali aktif

Pada kesempatan tersebut, Roma mengungkapkan, saat ini para petugas P2L di tiap-tiap kecamatan di Kabupaten Sumedang sudah diaktifkan kembali, setelah sebelumnya diberhentikan sementara oleh Panwaslu Kabupaten Sumedang.

Keterangan yang dihimpun wartawan, ketika para P2L di tiap-tiap kecamatan diberhentikan, otomatis pelanggaran-pelanggaran dalam pelaksanaan kampanye pemilihan umum legislatif (pileg) tidak terkontrol sehingga pelanggaran seperti pemasangan alat peraga kampanye dan yang lainnya mulai bermunculan kembali.

Menurut Roma, seharusnya untuk petugas P2L tidak ada pemberhentian sementara sehingga pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan para tim sukses atau caleg dapat diminimalisasi.

“Paling tidak kami terus melakukan pengawasan sesuai tugas kami, dan setelah SK kembali diberikan kepada P2L, maka pengawasan dalam pemilu akan kembali kami tegakkan,” ujarnya.

Menurutnya, tugas P2L adalah untuk menertibkan pelanggaran. “Kami berharap kepada para caleg untuk menaati aturan main dari KPU untuk dilaksanakan, dan jangan memasang alat peraga di tempat yang bukan zonanya,” katanya. (B.115)**

Sumber : http://klik-galamedia.com/p2l-berharap-honor-sesuai-standar-umk

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here