Nenek Renta Tewas Dibabat Anaknya Sendiri

0

KABAR SUMEDANG – Tragis nasib seorang ibu yang sudah berusia renta, Supiyah (86), di Perumahan Sindang Taman Sari RT 009 RW 005, Desa Jatimulya, Kecamatan Sumedang Utara.

Ibu dengan 8 orang anak ini harus berakhir hidupnya dengan cara dibacok menggunakan cangkul oleh anaknya yang ke tujuh, Suyono (53). Kejadian ini terjadi Selasa pagi (26/8/2014), pukul 08.00, di rumah Supiyah yang juga ditinggali tiga orang anak yang lain dan dua cucunya.

Tak ada yang tahu jelas bagaimana kejadiannya saat itu. Namun, Endo Subandi (57) anak ke empat Supiyah yang saat itu masih tidur tiba-tiba terbangun dengan suara gaduh dari bagian depan rumah.

Ketika keluar dari kamar, ibunya tampak sudah tergeletak bersimbah darah di teras rumahnya dan ada sebuah cangkul tergeletak.

“Saya tidak tahu pasti bagaimana kejadiannya, karena sedang tidur dan tak ada orang lain lagi di ruangan itu, saya bangun karena ada suara gaduh di antaranya ada tetangga yang berteriak dan juga suara gaduh lainnya berasal dari perabotan rumah, tiba-tiba sudah dilihat ibu saya tergeletak dan cangkul tak jauh dari jasad,” kata Endi yang dimintai keterangan saat menunggui jasad ibunya di Ruang Jenazah RSUD Sumedang, Selasa (26/8/2014).

Namun Endi tak memarahi adiknya yang telah membunuh ibu mereka. Pasalnya, Suyono memang terganggu jiwanya sejak lama atau sejak masih bujangan. Suyono terakhir diperiksa ke RS Jiwa pada 1970-an.

“Adik saya itu memang terganggu jiwanya, bisa disebut gila, sudah sejak lama dia terganggu seperti itu,” kata Endi.

Endi sendiri tidak mengetahui penyebab gangguan kejiwaan adiknya. Endi yang juga masih hidup sendiri tanpa istri ini jarang berbincang dengan adiknya.

“Saya jarang bicara, karena pasti marah kalau diajak bicara, marah tidak jelas. Tidak diajak bicara saja suka tiba-tiba marah,” kata Endi yang kemudian menduga ibunya meladeni pembicaraan Suyono hingga Suyono marah dan membacoknya.

Sementara, Kasatreskrim Polres Sumedang AKP Niko N Adiputra membenarkan adanya kejadian itu. Polisi langsung meluncur ke TKP untuk memperoleh keterangan. Jasad Supiyah yang langsung dilarikan ke rumah sakit diidentifikasi oleh Tim Inafis Polres Sumedang.

“Korban dibacok oleh anaknya yang diduga mengalami gangguan jiwanya berdasarkan keterangan sementara dari saudara pelaku,” kata Niko.

Dari hasil identifikasi, korban luka di bagian batok kepala bagian belakang dengan luka melintang. Saat ini, kepolisian masih akan mengembangkan kasus ini.[ito]

Sumber: inilahkoran.com/read/detail/2130561/nenek-renta-tewas-dibabat-anaknya-sendiri

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here