Minta Jalan Sukasari-Lembang Dibangun, Bupati Sumedang Surati Gubernur

1

KABAR SUMEDANG – Bupati Sumedang Eka Setiawan akan melayangkan surat kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan supaya secepatnya mewujudkan pembangunan Jalan Sukasari-Lembang (Kabupaten Bandung Barat). Surat tersebut, atas dasar desakan masyarakat Kecamatan Sukasari yang ingin jalan lintas kabupaten itu segera terwujud. Sebab, kemajuan wilayah Kecamatan Sukasari  sangat tergantung pembangunan jalan tersebut.

“Jalan Sukasari-Lembang ini, menjadi kunci kemajuan wilayah Kecamatan Sukasari. Oleh karena itu, masyarakat Kecamatan Sukasari sangat menanti-nanti pembangunan jalannya secepatnya terealisasi. Harapan saya, tahun depan ditargetkan  sudah ada pembebasan lahan,” ujar Bupati Eka Setiawan usai menghadiri “Lepas Sambut dan Serah Terima Jabatan Camat Sukasari dari Idik Jaya Permana Sukma kepada Dase Suheryana” di halaman kantor Kecamatan Sukasari, Senin, 23 Januari 2017.

Ia mengatakan, rencana membuat surat kepada gubernur, karena  jalannya akan dibangun Pemprov Jabar. Hal itu, sehubungan Jalan Sukasari-Lembang sepanjang 23,8 km dengan lebar 6-9 meter itu, merupakan  jalan lintas kabupaten. Pembangunan jalan yang membutuhkan anggaran sekitar Rp 350 miliar tersebut,  akan melintasi  wilayah tiga kabupaten, yakni Kabupaten Sumedang, Bandung dan Bandung Barat. Jalan Sukasari-Lembang akan menghubungkan wilayah  Kecamatan Sukasari Kab. Sumedang-Palintang, Kab. Bandung-Suntenjaya, Lembang, Kab. Bandung Barat.  “Mengingat  jalannya lintas kabupaten sehingga pembangunannya oleh provinsi,”  tutur Bupati Eka.

Proses awal pembangunan Jalan Sukasari-Lembang, menurut  dia, Pemkab Sumedang sebelumnya sudah melakukan survey,  menyusun program pembangunan  berikut kebutuhan anggarannya. Hasilnya sudah  lama disampaikan kepada gubernur. Proses selanjutnya,  tinggal dikerjakan oleh Pemprov Jabar.

“Pengajuan program pembangunannya sudah ada di meja pak gubernur, tinggal didorong supaya secepatnya direalisasikan. Kami bersama masyarakat Kecamatan Sukasari akan mendorong terwujudnya pembangunan jalan tersebut. Bentuk dorongannya, bisa saja masyarakat melakukan komunikasi yang intens dengan para wakil rakyat di provinsi maupun pusat agar  Jalan Sukasari-Lembang ini bisa secepatnya terwujud. Apalagi, kemajuan Kecamatan Sukasari sangat tergantung pada pembangunan jalan ini.  Kabupaten lainnya pun mengharapkan yang sama,  ingin wilayahnya segera disambungkan,” ujarnya.

Lebih jauh Eka  menjelaskan, jika Jalan Sukasari-Lembang sudah dibangun, pengaruhnya akan mendongkrak perekonomian masyarakat serta pembangunan daerah.  Wilayah Sukasari akan terkena imbas langsung  pesatnya pembangunan di daerah Bandung. Hal itu, terutama kemajuan sektor  pariwisata di daerah Lembang. Dengan pembangunan jalan itu, Sukasari bisa menjadi pusat kawasan pariwisata dan pertanian di Kabupaten Sumedang. Apalagi, Sukasari memiliki potensi  kekayaan sumber daya alam yang cukup melimpah.

“Pemandangan alamnya indah, udaranya sejuk dan  dikelilingi pegunungan yang hijau. Di Sukasari ini, paling dominan sektor pertanian dan wisatanya. Potensi ini harus diolah sehingga  bisa mendorong perekonomian masyarakat. Setelah Jalan Sukasari-Lembang ini dibangun, diyakini investor akan melirik dan tertarik  untuk membangun kawasan wisata dan pertanian di Sukasari,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Camat Sukasari Dase Suheryana mengatakan, tak dipungkiri, masyarakat sudah sering menanyakan realisasi pembangunan Jalan Sukasari-Lembang. Hal itu, dilatarbelakangi masyarakat sudah menanti-nanti pembangunan jalan itu sejak lama. Bahkan mereka sudah tak sabar ingin segera jalan tersebut terbangun supaya perekonomian dan pembangunan  daerahnya lebih maju.  “Masyarakat banyak yang menanyakan, jadi-tidak pembangunan Jalan Sukasari-Lembang ini?” ujarnya.

Apabila Jalan Sukasari-Lembang  jadi dibangun, lanjut  dia, akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan pembangunan daerah. Diyakini, ruas jalannya banyak dikunjungi  wisatawan. Terlebih  potensi sumber daya alamnya melimpah, terutama potensi wisata dan pertanian. Di wilayah Sukasari, memiliki objek wisata gua walet dan kawasan bumi perkemahan baru beureum. Untuk mengembangkan potensi wisata itu, tentunya perlu dukungan investor. “Kami berharap Pak Bupati bisa menggiring  investor untuk menanamkan modalnya di Sukasari. Jangan di Jatinangor saja, Sukasari juga butuh investor,” tutur Dase.***

sumber : pikiran-rakyat.com

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here