Mantap ! Akses Kereta Api ke Bandara Kertajati Mulai Disiapkan

0

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jabar terus mempercepat dan menyiapkan pengerjaan sejumlah pembangunan infrastruktur yang ada di sejumlah wilayah. Salah satunya adalah akses jalur kereta api untuk menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa mengatakan, pemerintah provinsi terus melakukan percepatan pengerjaan infrastruktur yang sudah masuk dalam program pembangunan daerah. Salah satunya adalah penyiapan jalur kereta api menuju bandara berstandar internasional itu.

Akses jalur kereta api ini sebagai pelengkap akses jalan raya yang sudah ada dan akan terus bertambah. Dia menyebutkan, pemetaan jalur kereta api tersebut kini tengah dilakukan, mulai dari rencana reaktivasi jalur lama hingga pembangunan jalur baru. Reaktivasi jalur lama, kata Iwa, rencananya akan dilakukan dari Cirebon hingga Kadipaten. Sebab, di rute tersebut, sudah terdapat jalur kereta api.

Sementara untuk jalur baru, lanjut Iwa, direncanakan dibangun mulai dari Tanjungsari, Kabupaten Sumedang hingga bandara, termasuk dari Arjawinangun. “Dari Cirebon sebetulnya sudah ada jalur lama yang menuju Kadipaten, jadi nanti tinggal melanjutkan dari Arjawinangun ke bandara,” terang Iwa di Bandung, Rabu 17 Mei 2017. Iwa melanjutkan, pihaknya juga sudah mengajukan permohonan bantuan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun infrastruktur penunjang BIJB Kertajati.

“Permintaan pertama untuk segera mengambil alih pengelolaan jalan Kadipaten-Jatibarang. Panjangnya sekira 41 kilometer, kami mohonkan untuk menjadi jalan nasional,” katanya.

Dia menjelaskan, permohonan ini diajukan dengan pertimbangan lebar dan kapasitas jalan nasional lebih memadai sesuai kriteria akses menuju bandara bertaraf internasional. Selain itu, pihaknya juga meminta kementerian membantu pembangunan akses non-tol sepanjang 1,8 kilometer.

“Selain itu, jalan lingkar bandara pada 2018 mendatang, sudah kami sampaikan,” tambahnya. Tidak hanya itu, pihaknya telah mengajukan permohonan kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk menerbitkan izin akses jalan tol. Meski tol bandara masih mendapat penolakan sebagian warga Majalengka, namun permohonan itu tetap diproses agar saat diperlukan, tak perlu lagi menempuh tahapan.

“Nantinya, terminal multimoda BIJB Kertajari akan mengintegrasikan layanan transportasi yang dibutuhkan penumpang maupun pengusaha logistik,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Iwa juga memastikan, PT BIJB akan bertanggung jawab terhadap pembangunan dan pengoperasian bandara, termasuk pengembangan kawasan aerocity yang terintegrasi dengan bandara, agar perekonomian sekitar bandara berkembang.

Sementara itu, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, selain pengembangan infrastruktur penunjang BIJB Kertajati, percepatan pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) mutlak harus dilakukan.

“Saya sangat berharap Tol Cisumdawu cepat selesai,” ujarnya. Ineu mengatakan, pembangunan Tol Cisumdawu harus menjadi prioritas. Selain untuk mengurai kemacetan di kawasan Jatinangor dan Tanjungsari, jalan tol ini menjadi akses utama menuju BIJB Kertajati. (dni)

sumber : economy.okezone.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here