KPU Kab. Sumedang Sudah Melaporkan Surat Suara Yang Rusak

1

KABAR SUMEDANG, – Jumlah surat suara yang rusak untuk Pileg (Pemilihan Legislatif) 2014 di KPU Kab. Sumedang mencapai 97.331 lembar. Jumlah tersebut dari kebutuhan surat suara seluruhnya sebanyak 3.304.920 lembar yang meliputi surat suara DPR RI Jabar IX, DPD Jabar, DPRD Provinsi Jabar 9 dan DPRD Kab. Sumedang.

“Surat suara yang rusak, sudah kami laporkan kepada KPU pusat melalui KPU provinsi, Selasa (18/3/2014) kemarin, untuk diganti dengan yang baru. Pelaporannya, dua hari sebelum waktu terakhir pelaporan yang ditetapkan KPU pusat tanggal 20 Maret nanti. Dengan pelaporan itu, kami mohon kepada KPU pusat agar segera mengganti surat suara yang baru,” kata Anggota KPU Kab. Sumedang Penanggungjawab Divisi Logistik, Perencanaan dan Anggaran, Usman Ruhiat ketika ditemui, di ruang kerjanya, Rabu (19/3/2014).

Menurut dia, dari surat suara yang rusak sebanyak 97.331 lembar tersebut, terdiri dari surat suara DPR RI Jabar IX 15.670 lembar, DPD Jabar 37.200 lembar, DPRD Provinsi Jabar 9 sebanyak 9.415 lembar dan DPRD Kab. Sumedang 35.046 lembar. “Surat suara yang rusak tersebut, diketahui dari hasil penyortiran,” kata Usman.

Ia menyebutkan, kerusakannya, di antaranya ada surat suara yang sobek dan terdapat noda atau bercak tinta. Sebagian besar kerusakannya terdapat noda dan bercak tinta. Sumber kerusakannya dari percetakan di Jakarta yang diketahui dari hasil penyortiran.

“Kalau sudah dikirim surat suara yang baru, akan disortir lagi, takut ada yang rusak lagi. Proses pernyortiran akan terus dilakukan, sampai semua surat suaranya mulus atau tidak cacat sesuai kebutuhan. Jika penggantian surat suara yang rusak semuanya sudah dipenuhi oleh KPU pusat sesuai kebutuhan, surat suara yang rusak itu akan dimusnahkan. Pemusnahannya disaksikan oleh KPU, Panwaslu dan Polres Sumedang,” tuturnya.

KPU pusat, kata dia, memberikan tambahan waktu sampai tanggal 25 Maret nanti, untuk pelaporan logistik lainnya yang rusak. “Namun, sampai sekarang tidak ada kerusakan logistik jenis lainnya, kecuali surat suara,” ucapnya.

Usman menambahkan, selain surat suara yang rusak, berbagai formulir untuk pemungutan dan perhitungan suara, hingga kini belum dikirim dari KPU pusat. Berbagai formulir itu, di antaranya formulir model C, berita acara dan sertifikat untuk PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), PPS (Panitia Pemungutan Suara) dan TPS (Tempat Pemungutan Suara).

“Sementara bilik dan kotak suara termasuk peralatan lainnya, seperti tinta, paku dan busa, sudah lengkap dan sudah didistribusikan ke setiap PPK. Semua logistik Pileg, harus sudah sampai ke TPS sehari sebelum pencoblosan,” kata Usman. (A-67/A-89)***PRLM

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/274461

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here