Kisah Pria di Sumedang Berumur 17 Tahun Namun Badannya Seperti Anak SD

0

KABAR SUMEDANG – Aris Rahman duduk sedikit membungkuk di lantai dekat kusen pintu kamar yang daun pintunya sudah entah kemana.

Jemari kecilnya memegang ponsel, memainkan permainan semacam tembak-tembakan di layar ponsel, sementara lengan kanannya mengepit wadah infus yang tersambung dengan tubuhnya lewat selang bening berujung jarum.

Hembusan angin dari kipas angin menggoyangkan rambut pendek dan kaos dalam yang dipakainya.

Aris memang hanya menggunakan kaos dalam anak-anak tipis berwarna putih, perutnya yang membengkak tercetak jelas berkat kaos tipis tersebut.

Siapa pun yang melihat atau bertemu dengannya tak akan menyangka bila Aris adalah seorang pemuda, bukan anak usia sekolah dasar.

Aris adalah pemuda berusia 17 tahun namun tubuhnya memang kecil, tak jauh dengan ukuran tubuh bocah usia enam atau tujuh tahun.

“Terakhir diukur, tingginya 127 sentimeter, sementara beratnya tidak pernah sampai lebih dari 29 kilogram,” ujar Een Marlina (49), ibunda Aris, ketika ditemui Tribun Jabar di kediamannya di Dusun Sukaluyu RT 01/RW 07, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Selasa (3/4/2018).

Aris Rahman adalah penderita talassemia. Een Marlina mengatakan, thalasemia adalah penyakit bawaan Aris, putra keduanya itu, sejak lahir.

Penyakit kelainan darah itu lah, menurut Een Marlina, yang menyebabkan pertumbuhan Aris Rahman tidak sama dengan anak lain pada umumnya.

“Untuk berat badannya bisa bertambah itu susah sekali, sudah susah makan, gizinya kan susah diserap,” ujar Een Marlina.

Akibat penyakitnya ini, setidaknya seminggu sekali Aris Rahman harus ‘mengunjungi’ RSUD Kabupaten Sumedang untuk melakukan transfusi darah.

Kini, Aris terpaksa diam di rumah dan hanya keluar rumah ketika berangkat ke RSUD Sumedang. Aris tak lagi kuat berjalan jauh ataupun berdiri terlalu lama.

Een berharap Aris dapat sembuh dan membaik sehingga bisa kembali beraktifitas seperti pemuda seusianya.

“Pokoknya yang saya harapkan itu anak saya saja bisa sembuh,” ujar Een.

Sumber : Tribunnews.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here