Ketua Gapensi Sumedang Dipukul Berkali-Kali

0

Sumedang – Wahyu Nugroho (20), pelaku pembunuhan Ketua Gapensi Iwan Kuswara Kusumah (58) sempat memukul korban berkali-kali menggunakan besi bekas pagar di kostannya. Pukulan itu dilakukan untuk melumpuhkan korban yang saat itu baru saja datang ke rumah tinggalnya di Jalan Arif Rachman Hakim, Kotakaler, Sumedang Utara.

“Korban dipukul berkali-kali dengan besi bekas pagar di rumah kostan korban, berkali-kali hingga pingsan,” kata Kapolres Sumedang AKBP Hadianur, kepada wartawan, Rabu (8/1/2013).

Dari keterangan korban, polisi menyebutkan, tersangka merencanakan pembunuhan terhadap Iwan Kusumah yang juga Ketua RW 02 Lingkungan Angkrek Kelurahan Kotakaler tersebut sejak ia terkena sisa makanan yang dilindas roda kendaraan korban. Selama seminggu, pelaku mengintainya.

Pada hari Selasa (10/12/2013), pelaku mempersiapkan besi bekas pagar yang didapat dari lantai 2 tempat kosnya. Pada pukul 23.00 tersangka kemudian keluar rumah menuju rumah korban, namun korban belum datang. Tersangka kemudian menyimpan besi tersebut di depan rumah korban sambil menunggu kedatangan korban. Sekitar satu jam kemudian, korban datang mengendarai mobilnya.

Ketika korban turun dari mobil, korban dipukul besi dari belakang satu kali mengenai pundak korban bagian kanan. Korban menoleh, kemudian dipukul lagi dua kali di belakang kepala, lalu dipukul lagi di bagian atas tengah kepala. Korban tersungkur lalu dimasukkan ke dalam mobil di jok belakang. Di dalam mobil korban bangun kemudian dipukul lagi 4 kali sembarang tempat. Terakhir korban dipukul 3 kali di bagian perutnya.

Selanjutnya tersangka mengendarai mobil Nisan Terano membawa korban ke arah Bandung.

Di Dusun Cilengsar, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, korban diturunkan. Menurut pengakuan pelaku, korban sempat memeluk pelaku meminta tolong. Bahkan saat itu korban sempat terlihat berjalan sendiri menuju tebing pinggir jalan raya Sumedang-Bandung. Selain itu, korban juga terlihat membersihkan darah dari wajahnya.

Namun, tersangka langsung kabur dan membawa mobil korban ke arah Bandung. Di Tanjungsari, pelaku menuju ke arah Rancakalong lalu mengisi bahan bakar. Sempat kebingungan hendak kemana, pelaku lalu meninggalkan mobil di tempat pencucian kendaraan di Desa Cimuja.

Barang-barang milik korban, di antaranya handphone dan lainnya dibawa oleh tersangka. Pelaku kemudian pulang menggunakan angkot ke tempat kost-nya untuk membersihkan darah. Dua hari kemudian pelaku pulang ke Magelang.

Polisi menggerebek rumah pelaku pada hari Minggu (5/1/2014). “Tersangka diancam hukuman pasal 340 KUH Pidana,” kata Hadianur.

Diberitakan sebelumnya. Ketua Gepensi Kabupaten Sumedang ditemukan pingsan dan berlumuran darah di tebing Dusun Cilengsar Desa Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan, Rabu (11/12/2013) sekitar pukul 05.30 WIB. Sementara mobilnya merk Terano No Pol D 1523 SN ditemukan di pencucian mobil Dusun Margaluyu Desa Cimuja Kecamatan Cimalaka sekitar pukul 07.00.

Di dalam mobil ditemukan bercak-bercak darah serta kaca jendela mobil bagian tengah berlubang dan jaket milik korban berada dalam kantong keresek. Iwan meninggal dunia dalam perawatan di RS Plumbon Cirebon tanggal 16 Desember dan tak pernah sadar dalam perawatan itu. [rni]

Sumber : http://www.inilahkoran.com/read/detail/2062916/ketua-gapensi-sumedang-dipukul-berkali-kali

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here