Ketua Gapensi Sumedang Bersimbah Darah di Cadas Pangeran

0
SUMEDANG  РIwan Diculik dan Dianiaya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gapensi (Gabungan Pengusaha Jasa Konstruksi) Kab. Sumedang, Iwan Kusumah (58) ditemukan bersimbah darah di tebing kawasan Cadas Pangeran, tepatnya di Blok Cileungsar, Desa Ciherang, Kec. Sumedang Selatan, Kab. Sumedang, Rabu (11/12).

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, korban yang tercatat sebagai warga Jalan Arief Rahman Hakim, Kel. Kota Kaler, Kec. Sumedang Utara, Kab. Sumedang itu, pertama kali ditemukan Ema, pemilik warung yang ada di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat itu Ema mengira korban orang gila, sehingga tidak dihiraukannya. Barulah sekitar pukul 08.00 WIB, warga setempat digegerkan dengan penemuan korban yang posisinya sudah jatuh ke bawah tebing. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan warga ke Polsek Sumedang Selatan sekitar pukul 10.00 WIB.

Petugas idetifikasi Polres Sumedang segera mengevakuasi korban yang kritis dan tidak sadarkan diri ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kab. Sumedang.

Saat dievakuasi, tubuh korban masih berlumuran darah. Kedua bola matanya nyaris keluar. Sementara di bagian dahi, hidung, dan pipi korban terdapat luka sabetan benda tajam. Selain itu, pada bagian rusuk kanan juga terdapat luka memar.

Kapolres Sumedang, AKBP Hadianur melalui Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K, M.H. mengatakan, sebelum korban ditemukan, pihaknya menerima laporan ada penemuan mobil Nisan Terrano nopol D 1523 SN di tempat pencucian mobil yang ada disekitar Rumah Makan Alam Sari, Jalan Raya Sumedang-Cimalaka sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat ditemukan, kaca mobil bagian tengah samping kanan pecah. Sedangkan semua pintu mobil dalam keadaan terkunci. Untuk memastikan keadaan di dalam mobil, petugas membuka pintu mobil secara paksa.

“Di dalam mobil kita temukan ceceran darah. Selanjutnya, mobil kita bawa ke mapolres untuk menelusuri jejak pemiliknya,” katanya.

Selang beberapa waktu, petugas kembali menerima laporan adanya penemuan korban penganiayaan di wilayah hukum Polsek Sumedang Selatan. Setelah dilakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), ternyata antara penemuan mobil dan korban yang berjarak sekitar 10 kilometer ada kesesuaian.

“Semula kami mengira ada dua kejadian. Namun setelah dilakukan olah TPK dan dikuatkan dengan keterangan yang diperoleh dari keluarga korban, ternyata mobil yang kita temukan sebelumnya itu adalah milik korban,” tandasnya.

Petugas masih kesulitan untuk meminta keterangan dari korban. Pasalnya, kondisi korban masih kritis dan belum sadarkan diri. Petugas belum bisa memastikan motif penganiyaan yang dialami korban.

“Kami masih menunggu korban pulih. Diharapkan semuanya bisa terungkap,” imbuhnya.

Keluarga terpukul

Sementara itu, penganiayaan yang dialami Ketua DPC Gapensi Kab. Sumedang, Iwan Kusumah menyebabkan keluarga dan sejumlah kerabat terpukul.

Apalagi selama ini, korban merupakan sosok yang suka membantu kesulitan orang lain. Selain sebagai Ketua DPC Gapensi, keluarga juga mengetahui korban merupakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sabda Nusantara.

Dalam kiprahnya selaku ketua LSM, korban cukup kritis dalam menyikapi persoalan sosial yang terjadi di masyarakat. Tidak hanya itu, ia pun pemberani dan tidak gentar untuk memberikan komentar di media masa.

“Sudah banyak masyarakat yang meminta tolong kepadanya. Dan selama ini, Iwan tidak pernah cerita mengenai pekerjaan maupun persoalan yang sedang dihadapinya. Saya tidak menyangka nasibnya bisa tragis seperti itu,” kata Heni (50), adik korban di RSUD Sumedang.

Saking syoknya, istri korban Ny. Nunung, tidak tega untuk menemui suaminya di rumah sakit. Bahkan kata Heni, dia pun belum bersedia menemui tamu yang datang ke rumahnya di Jalan Arief Rahman Hakim, Sumedang Utara. Selain istrinya, anaknya juga bersikap sama.

Atas kejadian itu, keluarga berharap polisi bisa segera menangkap pelakunya dan memberikan hukuman yang setimpal. “Semuanya kami pasrahkan kepada pihak berwajib. Kami hanya bisa membantu dengan doa. Mudah-mudah pelakunya bisa segera ditangkap dan dihukum sesuai perbuatannya,” pungkas Heni.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/iwan-diculik-dan-dianiaya

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here