Kawanan Rampok Beraksi di Rumah Pengusaha Dumtruk di Sumedang

0

KABAR SUMEDANG – Kawanan rampok berjumlah delapan orang beraksi di rumah milik pengusaha angkutan dumtruk di Kampung Gandawesi, Desa Bugel, Kecamatan Tomo, sekitar pukul 00.30, Kamis (19/6/2014).Tak ada korban jiwa pada peristiwa ini. Korban menderita kerugian mencapai sekitar Rp 70 juta.

Dengan bersenjata golok, kawanan bandit ini menyergap tiga orang korban yang sedang berada di garasi setelah sebelumnya melumpuhkan seorang penjaga rumah milik H Momon Sudrajat (56).

“Saya sedang tiduran di garasi dekat bengkel karena ada pegawai yang sedang memperbaiki kendaraan. Tiba-tiba ada yang datang dan mengancam dengan golok,” kata Momon.

Para pelaku mengancam korban dengan golok dan memintanya untuk tidak bergerak serta berteriak minta tolong.

“Tangan saya diikat ke belakang, terus dibawa ke samping rumah,” katanya.

Kawanan ini mengikat ketiga korbannya dengan menggunakan tali plastik warna ping. Selain Momon, pelaku juga mengikat istri Momon dan seorang keluarga. Di samping rumah itu para pelaku merobek sarung yang dipakai korban. Sobekan sarung tersebut kemudian dipakai untuk menutup mulut korban. Ketiga korban lalu dilepas ikatan kaki dan dibawa ke belakang rumah serta bertemu dengan penjaga rumah, Amung.

“Di belakang rumah, Amung sudah ada dalam kedaan kaki serta tangan terikat,” kata Momon.

Ditengah ancaman golok ini, para korban kemudian digiring ke tengah rumah.

“Saya disuruh diam di tengah rumah.  Yang lain (korban) dimasukan ke kamar,” katanya.

Ketiga korban disekap di kamar dan para pelaku mengancam Momon serta menanyakan dimana dia menyimpan uang.

“Mana uang?,” kata pelaku yang ketika itu sambil membuka lemari seperti ditirukan Momon.

Kawanan bandit ini mengambil uang tunai dilemari sebesar Rp 23 juta. Kemudian kalung emas, gelang sampai cincin emas dengan total 67 gram. Pelaku juga mengambil surat-surat penting mulai dari KTP, ATM, STNK, SIM, NPWP. Bahkan televisi, VCD sampai sepatu milik korban serta kunci kontak mobil tak luput dijarah pelaku. Korban menderita kerugian sampai Rp 70 juta.

Pelaku yang diperkirakan berjumlah 8-10 orang itu naik mobil minibus Avanza warna silver. Selama satu jam beraksi, pelaku kabur. “Kami bisa melepaskan ikatan karena pelaku mengikat kami tidak kencang, bisa lepas sendiri,” katanya.

Polisi menduga pelaku tidak profesional karena mengikat korban tidak kencang bahkan televisi sampai sepatu juga turut digondol. (std)

Sumber: http://jabar.tribunnews.com/2014/06/19/kawanan-rampok-beraksi-di-rumah-pengusaha-dumtruk-di-sumedang

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here