Kakek di Sumedang Cabuli 11 Bocah Perempuan

0

KABAR SUMEDANG – Polres Sumedang menerima laporan tentang dugaan tindakan pencabulan. Kali ini pelakuknya seorang kakek yang juga sebagai pemilik warung dan tinggal di salah satu desa di Kecamatan Cimalaka.

Terlapor adalah EJ (64) yang diduga telah melakukan tindakan pencabulan terhadap 11 anak perempuan di lingkungan sekitrnya dengan usia korban antara 4-10 tahun.

“Kami menerima laporan pencabulan yang dilakukan oleh seorang kakek TJ di sebuah desa di Cimalaka dengan korbannya diduga 11 orang,” kata Kapolres Sumedang AKBP Yully Kurniawan, Jumat (2/4/2014).

EJ sehari-hari berdagang di warungnya dan banyak anak-anak yang jajan. Kakek bejat ini diduga meraba kemaluan anak-anak dengan menggunakan jari.

Salah seorang keluarga korban, Ayot Ermana (64) mengatakan kejadian tersebut terungkap setelah ada salah satu anak yang mengaku sakit di bagian selangkangan. Ketika ditanya, ia mengaku kemaluannya dibuat permainan oleh EJ, tukang warung di lingkungan tersebut.

Dari korban inilah terungkap ada korban lainnya bahkan hingga belasan bocah. Setelah terungkap kejadian tersebut, warga tidak langsung melaporkan polisi, namun melapor ke pihak aparat desa. EJ kemudian disidang di desa dan dan para saksi korban dihadirkan. Di hadapan aparat desa dan keluarga korban, EJ pun mengakui telah berbuat cabul terhadap sebelas korban.

“Si pelaku punya warung, dan anak-anak suka berkumpul di situ. Pengakuan korban, pencabulan dilakukan di warung dengan cara mempermainkan kemaluan dengan menggunakan tangan pelaku,” kata Ayot yang selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polres Sumedang.

Salah satu nenek korban, LH (58) mengatakan, semenjak kejadian tersebut, cucunya berubah menjadi pendiam, padahal sebelumnya cucunya termasuk anak yang periang dan aktif. “Perubahan sudah terlihat, dari tadinya periang menjadi pendiam dan takut. Ke mana-mana harus diantar,“ katanya. [ito]

Sumber:inilahkoran.com/read/detail/2097151/kakek-di-sumedang-cabuli-11-bocah-perempuan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here