Jatinangor Perlu Perhatian Serius

0

KABAR SUMEDANG – Jatinangor merupakan ka­wasan pendidikan dengan jumlah penduduk dan tingkaat pe­rekonomiannya yang mulai menggeliat. Tingginya tingkat perekonomian yang diimbangi berbagai persoalan sosial, secara langsung menuntut pimpinan wilayah setempat untuk mahir dan mampu dalam menjalankan perannya.

Tak dipungkiri, tingginya tingkat kebutuhan perumahan, banyaknya mahasiswa serta kebutuhan warga seperti sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan, mendesak kawasan Jatinangor menjadi wilayah yang modern dan maju pesat.

Kerjasama Muspika dengan berbagai komponen masyarakat pun, menjadi tolak ukur dalam mewujudkan Jatinangor sebagai wilayah ‘Hade Kasohor’.

Camat Jatinangor, Asep Aan Dahlan mengatakan bahwa ting­katan pembangunan di Ja­tinangor khususnya pada 2014 lalu cukup signifikan.

Hal itu terbukti, kata dia, de­ngan bermunculannya kampus serta hunian seperti peru­ma­han, apartemen, pasar swa­layan atau mal. “Keberadaan investor tersebut sudah barang tentu menjadi PAD bagi Pemkab Sume­dang. Bahkan, aktivitas mereka pun, secara tak langsung telah mendongkrak pere­konomian warga Jatina­ngor melalui pemberda­yaan,” kata Asep kepada sejumlah warta­wan di Media Center Kec. Jatinangor, Kamis (1/1/2015).

Pembangunan, kata dia, selain menghasilkan PAD, juga memunculkan berbagai perso­alan sosial. Dikatakan, ada beberapa persoalan sosial yang sebelumnya menjadi sorotan publik yang akhirnya terselesaikan.

Persoalan itu di antaranya, kata dia, terkait eksistensi sebuah bangunan yang disulap menjadi tempat ibadah. Bangu­nan itu, kata dia, berlokasi di Desa Mekargalih. Masalah lainnya, yaitu pilkades Cibeusi yang tak juga memunculkan kades definitif akibat dugaan pelanggaran aturan pada proses pilkades. “Alhamdulillah, kedua pem­­ba­hasan serius masyarakat Jati­nangor tersebut, kini telah rampung dan menemukan solusi,” katanya.

Ketua Forum Delegasi Ma­sya­rakat (FDM) Kec. Jatinangor se­kaligus tokoh pemuda Jati­na­ngor, Dedeng Syaefurohman me­ngakui bahwa Muspika Ja­ti­nangor cukup solid dan kompak se­hingga berbagai persoa­lan dan pem­bangnan di Jati­nagor berja­lan dengan baik. (Azis Abdullah)***

Sumber: kabar-priangan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here