Jasa dan Perdagangan Tumbuh, Pertanian Menurun

0

KABAR SUMEDANG – Sektor usaha pertanian dan industri pengolahan menurun di Sumedang. Anjloknya dua sektor ini, membuat Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) selama lima tahun di Sumedang pun menurun.

Sementara, ada sektor lainnya yang tumbuh yaitu perdagangan jasa dan perhotelan. Namun kenaikannya tidak signifikan sehingga tidak dapat mendongkrak LPE Sumedang.

Hal ini disampaikan Bupati Sumedang Ade Irawan dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) kepada DPRD Sumedang sebagai bahan pertimbangan penyusunan RAPBD 2015 nanti.

“LPE menurun dari 2009 hingga 2012. Penurunan atau pelambatan ini terjadi karena melemahnya kinerja dua sektor usaha, yaitu sektor pertanian dan sektor industri pengolahan. Sektor lainnya, yaitu sektor perdagangan, hotel dan restoran meningkat meski tidak signifikan,” tutur Ade, Jumat (18/7/2014).

LPE menjadi indikator dalam kerangka ekonomi makro daerah yang dapat menentukan kebijakan anggaran daerah. LPE selama empat tahun, mengalami perubahan signifikan. Pertanian dan industri pengolahan termasuk dalam kategori kelompok usaha ekonomi primer dan sekunder.

Usaha inilah yang banyak digarap penduduk Sumedang. Sementara, kontribusi pendapatan yang meningkat yaitu kelompok tersier, tidak terlalu banyak dilakukan di Sumedang. Kelompok tersier di antaranya sektor perdagangan jasa, hotel, dan restoran.

Jumlah peningkatan kelompok tersier tidak mampu mendongkrak LPE karena nilai kelompok primer dan sekunder yang anjlok.

“Sehingga ketika ada pertumbuhan, tidak mendongrak LPE. Maka dari 2009 ke 2011 rata-rata terjadi kenaikan persentase pertumbuhan relatif kecil, namun di tahun 2012 anjlok,” imbuh Ade. [rni]

Sumber: inilahkoran.com/read/detail/2120715/jasa-dan-perdagangan-tumbuh-pertanian-menurun

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here