Hadapi Arus Mudik, Masyarakat Harus Jeli Pilih Kendaraan Umum

0

SUMEDANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumedang akan melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi arus mudik Hari Raya Idulfitri  1438 H. Pemerintah akan memeriksa kelaikan kendaraan angkutan lebaran, kesiapan jalan alternatif, pemasangan rambu-rambu lalu lintas, serta penerangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Sebelumnya, kami pun sudah melakukan rapat persiapan menghadapi arus mudik lebaran dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jabar. Pembahasannya seputar inventarisasi beberapa daerah rawan kemacetan, kecelakaan dan bencana alam. Selain itu juga, menginventarisasi sejumlah jalan alternatif  sekaligus melengkapi rambu-rambu lalu lintas,” kata  Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang Surrys Laksana Putra ketika ditemui di kantornya, Jumat, 2 Juni 2017.

Menurut dia, berbagai upaya yang akan dilakukan Dishub dalam menghadapi arus mudik  lebaran. Dishub akan memeriksa kelaikan kendaraan armada angkutan lebaran, terutama bus. Pemeriksaannya, selain petugas pro aktif mendatangi langsung tempat PO (perusahaan otobus),  juga memeriksa kelaikan kendaraan di Terminal Ciakar Sumedang.

“Kami mengimbau kepada para pengusaha angkutan untuk menyiapkan kendaraan sekaligus pengemudinya sesuai  standar kelengkapan,” katanya.

Masyarakat pun, kata dia, diimbau  untuk jeli melihat kondisi kendaraan sebelum berangkat mudik. Sebab, tak dipungkiri terkadang suka ada pengusaha atau  pengemudi nakal ketika mobilnya dilakukan pengujian kelaikan kendaraan (KIR).

“Sebelum di-KIR, semua kelengkapan mobilnya dipasang dulu, seperti  ban,  kampas rem dan perlengkapan lainnya yang masih bagus. Akan tetapi setelah selesai di KIR, ban yang masih bagus itu diganti dengan ban lama.  Dengan alasan,  sayang masih bisa terpakai,” tutur Surrys.

Inventaris daerah rawan

Lebih jauh ia menjelaskan, kesiapan lainnya yakni menginventarisasi sejumlah daerah rawan longsor, macet dan kecelakaan. Daerah rawan longsor di Kabupaten Sumedang, seperti di Jalan Cadas Pangeran, Kecamatan Pamulihan. Sumedang Selatan,  Paseh, Tomo dan Wado.  Untuk rawan macet, di antaranya di Tanjungsari, Jalan Cadas Pangeran dan Cijelag, Kecamatan Tomo.

Menyinggung tentang kondisi jalan yang akan dilalui arus mudik, Surrys mengatakan, secara umum kondisi jalan di wilayah Kabupaten Sumedang dinilai layak dipakai kendaraan angkutan mudik lebaran nanti. Hanya saja, masih ada beberapa titik yang masih perlu perbaikan.

Sementara untuk jalan lingkar Jatigede yang sebelumnya sempat ambles dan rawan longsor, tak bisa dilalui bus besar karena kondisi jalannya  tidak memadai. Jalan lingkar Jatigede hanya bisa dilalui oleh bus tiga perempat. “Sedangkan bus besar, hanya sampai Alun-alun Darmaraja tidak bisa melewati jalan lingkar Jatigede,” tutur Surrys.***

sumber : pikiran-rakyat.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here