Calon Wakil bupati Sumedang Tinggal Ketuk Palu DPRD

0
KABAR SUMEDANG – Dua nama calon Wakil Bupati Sumedang, Doni Ahmad Munir yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Noerony Octora (Sekretaris DPC PPP Kab. Sumedang), yang diusulkan oleh Bupati Sumedang, Drs. H. Ade Irawan, M.Si., kini nasibnya ada di tangan DPRD setempat.

“Sesuai mekanisme, saya selaku bupati sudah melengkapi persyaratan usulan calon Wabup Sumedang, sesuai yang diminta DPRD. Jadi sekarang bolanya sudah ada di DPRD. Artinya nasib kedua calon wakil bupati itu ada di tangan DPRD,” kata Ade, Jumat (9/5).

Ditegaskannya, kelengkapan persyaratan yang dimaksud adalah kese­pakatan gabungan antara DPC Partai Demokrat dan DPC PPP Kab. Sume­dang, mengenai pengajuan calon Wa­bup Sumedang. Kelengkapan persya­ratan sudah dikirim ke Ketua DPRD Kab. Sumedang pada 16 April lalu.

Sedangkan surat rekomendasi peng­ajuan calon Wabup Sumedang, dari De­wan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat dan Dewan Pimpinan Wila­yah PPP Jawa Barat, sudah lebih dulu dikirimkan pada 28 Maret. “Sekarang tinggal DPRD menindaklanjutinya, se­suai mekanisme yang berlaku,” ujar­nya.

Soal siapa yang akan mendampingi nanti di pemerintahan sebagai Wabup Sumedang, secara tegas Ade menga­takan bisa menerima siapa pun. Karena baik Doni maupun Noerony, sudah sama-sama saling mengenal dan mereka merupakan kader terbaik Partai PPP.

“Siapa pun nantinya akan mendam­pingi saya, tidak menjadi masalah. Dan saya siap dengan lapang dada untuk me­lakukan kerja sama ke arah lebih baik, menuju Sumedang Senyum Ma­nis (Sejahtera Nyunda Maju-Mandiri dan Agamis) 2018,” katanya.

Tunggu pelantikan

Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Kab. Sumedang, Drs. Edi As­kari, memperkirakan proses pemilihan Wabup Sumedang akan dilaksanakan setelah pelantikan anggota DPRD. Indikasi ke arah itu, menyusul fakta salah satu calon wabup yaitu Doni yang me­rupakan pemenang pemilihan legislatif untuk anggota DPR RI.

“Dengan kondisi ini, maka yang ber­sangkutan harus dilantik dulu, kemudian setelah itu mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI jika ingin maju sebagai calon Wabup Sumedang. Sedangkan untuk saat ini, sebelum dilantik sebagai anggota DPR RI, maka di sesuaikan dengan peraturan yang ber­laku. Yang bersangkutan tidak boleh mengundurkan diri, karena masih ca­lon anggota DPR RI, meski sudah dipastikan lolos duduk di Senayan,” terangnya.(B.108)**

Sumber; klik-galamedia.com/tinggal-ketuk-palu-dprd

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here