Ade Irawan Disetujui Dilantik Jadi Bupati

0
SIDANG Paripurna DPRD Kab. Sumedang di Gedung Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Kab. Sumedang, yang dipimpin Ketua DPRD Kab. Sumedang, Yaya Widarya, Kamis (12/12), menyetujui usulan pemberhentian dan pengangkatan Wakil Bupati H. Ade Irawan untuk menjadi Bupati Sumedang.Meski demikian, sejumlah anggota DPRD Kab. Sumedang tidak hadir dalam kegiatan tersebut. Sedikitnya 10 kursi yang disediakan untuk Fraksi Partai Golkar tampak tidak terisi. Sementara kursi yang disediakan untuk Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersisa tiga kursi. Dalam sidang tersebut dua anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang (PBB) juga berhalangan hadir.Oleh sebab itu, sidang paripurna yang sedianya dihadiri 50 anggota, ternyata hanya diikuti oleh 35 anggota saja. Meski demikian, angka kehadiran anggota DPRD sebanyak itu disepakati telah memenuhi kuorum untuk melanjutkan sidang paripurna.

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan tertib. Mudah-mudahan paling lambat Senin (16/12), hasil sidang paripurna ini secepatnya disampaikan ke gubernur untuk segera diproses,” kata Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kab. Sumedang, H. Ahmad Kusnadi, kemarin.

Kenapa hari Senin? Kata Ahmad, itu karena ada beberapa persyaratan administrasi lain yang terlebih dahulu harus dilengkapi.

Sementara itu, drg. Rahmat Juliadi, anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimistis, pelantikan Bupati Sumedang bisa dilaksanakan sebelum pergantian tahun. Pertimbangannya, ada berapa kebijakan strategis yang menunggu untuk segera disahkan. Seperti pengundangan rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD). “Di samping itu, rancangan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) juga masuk dalam pertimbangan itu. Untuk itu, hasil sidang paripurna ini bisa segera diproses, sehingga bupati definitif bisa secepatnya dilantik sebelum terjadi pergantian tahun,” tandasnya.

Pengamanan

Selama sidang paripurna berlangsung, 700 personel keamanan, terdiri dari unsur polisi dan TNI disiagakan di setiap sudut gedung. Di samping itu, aparat juga menyiagakan water canon dan perlengkapan pengaman yang lain.

“Pengamanan yang kita turunkan berjumlah 700 personel, yang terdiri dari unsur kepolisian dan TNI,” kata Kapolres Sumedang, AKBP Hadianur.

Menurutnya, kekuatan keamanan sebanyak itu disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diharapkan, yang bisa mengganggu jalannya persidangan.

Sebelumnya muncul isu bakal terjadi pengerahan massa sebanyak 7.000 orang. Kelompok massa dari pihak yang menentang sidang paripurna pengusulan pemberhentian dan pengangkatan wabup untuk jadi bupati, bahkan dikabarkan bakal disusupi massa dari luar daerah.

“Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bisa mengganggu kelancaran sidang paripurna, kita menerunkan kekuatan yang cukup. Namun hingga persidangan berakhir, alhamdulillah tidak terjadi apa-apa. Dan mudah-mudahan situasi ini akan berlangsung hingga pengambilan sumpah dan pelantikan bupati nanti,” tandasnya. (ade hadeli/­”GM”)**

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/ade-irawan-disetujui-dilantik-jadi-bupati

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here