2 Anggota TNI Dikeroyok Gerombolan Bermotor di Sumedang

1

SUMEDANG — Menolak ajakan balap motor, dua anggota TNI AD dikeroyok gerombolan bermotor di Kabupaten Sumedang. Kedua tentara ini mengalami luka di bagian wajah.

Insiden menimpa Pratu Yanto dan Pratu Aditya, personel dari satuan Pusdik Top Cimahi, ini berlangsung di depan SPBU Dusun Cicapar, Desa Sukatali, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jabar, Senin malam (22/5) lalu, sekitar pukul 21.30. Polisi sukses meringkus empat pelaku pengeroyokan yaitu YM (24), YS (26), RS (34) dan LH (42).

“Mereka (tersangka) melakukan pengeroyokan terhadap dua anggota TNI tersebut,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus via pesan singkat, Rabu (24/5/2017).

Peristiwa bermula saat kedua korban yang masing-masing menggunakan sepeda motor melaju dari arah Sumedang menuju Wado. Dalam perjalanan, motor Yanto dan Aditya dipepet oleh dua motor pelaku.

“Pelaku memepet dengan maksud agar korban terpancing meladeni balapan,” kata Yusri.

Yanto dan Aditya menepikan kendaraan dan enggan meladeni balapan. Tiba-tiba seorang pelaku menghampiri prajurit TNI tersebut.

“Terjadi pertengkaran hingga pelaku memukul korban. Salah satu korban sempat melawan dengan memukul pelaku menggunakan helm,” kata Yusri.

Tiga pelaku lainnya yang tengah berada di atas motor datang menghampiri. Melihat situasi tersebut, Yanto dan Aditya berupaya menghindar, tetapi malah dikejar empat pria tersebut.

“Korban terkejar hingga terjadi pengeroyokan. Para pelaku menganiaya dengan cara menendang dan memukul menggunakan tangan kosong,” kata Yusri.

Anggota Kodim 0610 Sumedang dan anggota Polsek Cisitu yang melintas di lokasi kejadian tersebut langsung melerai. Aparat menggiring empat pelaku ke Polres Sumedang.

“Akibat kejadian tersebut korban Aditya mengalami luka memar di wajah dan kaki kiri sementara korban Yanto mengalami luka memar di wajah,” ujar Yusri.

Kini para tersangka mendekam di sel tahanan Polres Sumedang. Mereka dijerat Pasal 170 dan atau Pasal 351 KUHPidana yang ancaman hukumannya di atas lima tahun bui.
(bbn/bbn)

sumber : news.detik.com

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here